Dark/Light Mode
- Sabtu Berkah Bareng Ojol, Kapolda Metro Jaya Ajak Pengemudi Utamakan Keselamatan
- Menperin: Pendidikan Vokasi Kunci Cetak SDM Industri Unggul
- Nawakara Edukasikan Generasi Muda Soal Keamanan Hingga Kepedulian Lingkungan
- BRI Peduli Salurkan 270 Unit Mesin Pompa Air Bantu Kendalikan Api di Kalimantan
- Pemprov DKI Siapkan 11 Rusun dalam APBD 2027, Rorotan dan Marunda Prioritas
Tausiah Politik
Sebelumnya
Orang ini perlu diwaspadai karena gampang melakukan jalan pitas dengan berbagai cara, termasuk mengkonsumsi obat-obat penenang dan obat-obat terlarang, seperti narkoba. Bahkan bisa nekad dengan bunuh diri atau membunuh orang lain. Ia mudah cemburu jika orang-orang terdekatnya sukses, suka melanggar kommitmen, lebih tertarik mengurus dirinya sendiri dan tidak mau share dengan orang lain. Ia sering bersikap tidak jujur pada dirinya sendiri, apalagi terhadap orang lain. Ia selalu menyalahkan orang lain sekalipun nyata-nyata ia yang salah.
Baca juga : Budaya Reaktif (1)
Sering ia mengucapkan katakata sembrono dan tidak sesnono, walaupun ia menyadari dan menyesali sendiri. Mereka menunggu segalanya berubah untuk dirinya, bukan bagaimana dirinya mengubah segalanya. Orang-orang reaktif sulit menjadi tokoh masyarakat ideal. (*)
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.