Dark/Light Mode
- Perbaikan Selesai, Kondisi Jalan Lenteng Agung Sudah Normal dan Bisa Dilewati
- Persib Mulai Susun Persiapan Hadapi Musim 2026/2027
- OTT Pejabat Imigrasi Jakbar, KPK Sita Mobil, Valas, Hingga Emas
- Erling Haaland Bisa Bawa Norwegia Bersaing di Piala Dunia 2026
- Davide Ancelotti Latih Lille, Calvin Verdonk Hadapi Tantangan Baru
Tausiah Politik
RM.id Rakyat Merdeka - Dalam bulan Ramadhan kali ini semakin banyak orang melakukan aktifitas suluk, yang ditandai dengan usaha untuk hijrah dari tradisi kehidupan yang bebas bahkan glamor menjadi lebih alim dan shalih. Namun, perlu diingat bahwa menjadi salik (spiritual traveler) tidak gampang. Seorang salik terlebih dahulu harus membulatkan tekad untuk “mewakafkan” hidupnya untuk beraktifitas menjadi suluk untuk selamanya, bukan hanya temporer misalnya hanya di dalam bulan suci Ramadhan.
Baca juga : Menggapai Ibadah Khusyuk (2)
Menjadi praktisi suluk tidak mesti harus meninggalkan kehidupan dunia dengan segala lika-likunya. Tidak sedikit orang berhasil menjalani kehidupan suluk, tetapi juga tetap menjadi dirinya sendiri berhasil sebagai pebisnis, pejabat, seniman, atau aktifis kehidupan duniawi lainnya.
Selanjutnya
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.