Dark/Light Mode

Renungan Ramadan (6)

Menempuh Jalan Suluk (3)

Minggu, 17 April 2022 06:45 WIB
Prof. Dr. H. Nasaruddin Umar, MA
Prof. Dr. H. Nasaruddin Umar, MA
Tausiah Politik

RM.id  Rakyat Merdeka - Kedengarannya menakutkan menjalani kehidu­pan suluk. Akan tetapi jika seseorang mencoba menjalani pilihan hidup ini ternyata bisa dan bahkan mengasyik­kan, karena yang bisa menghadirkan banyak masalah dalam kehidupan ialah pikiran dan logika yang banyak mendiktekan pengandaian.

Baca juga : Menempuh Jalan Suluk (2)

Akan tetapi begitu pikiran dan logika dipersempit dan digantikan dengan ke­cintaan mendalam kepada Tuhan, maka beban yang tadinya “menggunung” berubah menjadi kapas atau buluh-buluh yang beterbangan, seperti firman Allah: “Dan gunung-gunung seperti bulu yang dihambur-hamburkan”. (Q.S. Al-Qari’ah/101:5).

Baca juga : Menempuh Jalan Suluk (1)

Masalah hidup sesungguhnya adalah masalah persepsi. Persepsi bisa membuat suatu masalah menjadi lebih berat atau menjadi lebih ringan. Para salikin, karena kepasrahannya secara total kepada Allah SWT, tidak pernah merasakan beban hidup yang berat, karena dia yakin, bahwa Allah SWT meringankan dan mengang­kat seberat apapun beban kehidupan itu, sebagaimana firmannya:

Baca juga : Menggapai Ibadah Khusyuk (2)

Dan Kami telah menghilangkan darimu bebanmu, yang memberatkan punggungmu. Dan Kami tinggikan bagimu sebutan (nama)-mu”. (Q.S. Al-Insyirah/94: 2-4).
 Selanjutnya 

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.