Dark/Light Mode
- Final FIFA ASEAN Cup 2026 di GBK, Dishub DKI Siapkan Rekayasa Lalu Lintas
- Hasil Investigasi Imipas: 13 Bangunan Lapas Cibinong Dibangun Napi Sejak 2023
- Kalapas Cibinong Wisnu Hani Putranto Dipecat sebagai ASN, Apa Dasar Hukumnya?
- Wisnu Hani Putranto Dipecat Sebagai ASN, Buntut Fasilitas Mewah Lapas Cibinong
- Polisi Kawal Ketat Final Indonesia Vs Thailand di GBK, Kerahkan 10.121 Personel
Menggagas Fikih Siyasah Indonesia (78)
Antara Islam Arab Dan Islam Nusantara
Tausiah Politik
Sebelumnya
Para pemikir Islam Indonesia sejak semula berasumsi bahwa antara ajaran Islam tidak identik dengan budaya Arab. Islam dan perangkat ajarannya tidak harus identik dengan budaya Arab. Tidak seorang pun bisa mengklaim bahwa Islam harus identik dengan tradisi dan budaya Arab.
Dengan kata lain, ajaran Islam dan budaya Arab tidak identik. Tradisi dan budaya Arab kebetulan merupakan lokus pertama yang menjemput kelahiran Islam. Kita bisa tetap menjadi bangsa Indonesia tetapi pada saat bersamaan bisa menjadi the best muslim bahkan the best muslim society.
Baca juga : Transformasi Dari Qabilah Ke Ummah
Islamisasi suatu negeri yes, tetapi arabisasi bisa dikatakan no. Namun perlu diingat, tradisi dan budaya Arab juga mengandung nilai-nilai universal sebagaimana halnya Indonesia. Tidak masalah jika ada nuansa Arab hadir di dalam pelaksanaan ajaran Islam, karena pada saat bersamaan juga banyak nuansa Indonesia melekat di dalam pelaksanaan ajaran Islam.
Sebagai contoh, tradisi Halal bi Halal salahsatu produk budaya Islam Indonesia dilaksanakan setiap usai bulan puasa, adalah wujud silaturrahim yang sangat efektif dan kini banyak diadopsi di negara-negara lain seperti di kawasan Asia Tenggara.
Sepanjang sebuah tradisi dan budaya tidak bertentangan dengan substansi ajaran Islam maka itu sah saja menjadi “tempat” ajaran Islam mengaktualkan dirinya. Contoh lain, ajaran Islam menyerukan menutup aurat, tetapi model penutup auratnya tidak mesti menggunakan Cadar (tradisi Iran), Abaya (tradisi Syiria), hijab atau jilbab (tradisi Arab).
Perempuan muslimah Indonesia bisa tetap menggunakan model dan pakaian tradisional masing-masing, yang penting terpenuhi substansi ajaran Islamnya sebagai penutup aurat.
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.