Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
DOB Harus Sesuai Dengan Politik Potensi Daerah, Kemampuan APBN, dan APBD
Senin, 16 Desember 2024 07:50 WIB
Prof. Dr. Ermaya Suradinata
Sebelumnya
Pemekaran wilayah seharusnya menjadi bagian integral dari strategi pembangunan nasional yang lebih besar, dengan fokus utama pada pemerataan pembangunan dan peningkatan kesejahteraan masyarakat secara inklusif. Pemekaran tidak boleh dilihat sebagai sekadar alat politik, melainkan sebagai solusi strategis untuk mengatasi hambatan struktural yang tidak dapat diselesaikan hanya dengan pendekatan lain, seperti reformasi tata kelola atau peningkatan kapasitas birokrasi.
Oleh karena itu, kebijakan pemekaran harus dirancang dengan tujuan untuk memperkuat daerah sebagai bagian dari sistem nasional yang terintegrasi, di mana setiap wilayah memiliki peran yang jelas dalam pembangunan secara menyeluruh. Dalam konteks ini, pemekaran wilayah harus didasarkan pada perencanaan yang matang dan berbasis data yang akurat. Pendekatan yang berbasis data akan memastikan bahwa setiap keputusan pemekaran didorong oleh analisis yang mendalam tentang potensi ekonomi, sosial, dan sumber daya yang ada di daerah tersebut.
Baca juga : Pensiunan Bisa Menjadi Pilar Utama Asta Cita
Perencanaan yang cermat akan menghindarkan pemekaran menjadi solusi jangka pendek yang hanya memindahkan masalah ke daerah lain tanpa memberikan dampak positif yang berkelanjutan. Dengan perencanaan yang tepat, pemekaran dapat menjadi instrumen yang efektif untuk memfasilitasi pemerataan pembangunan di seluruh wilayah Indonesia.
Penting bagi pemerintah untuk memastikan bahwa kebijakan pemekaran mendukung pembangunan berkelanjutan yang berorientasi pada keadilan sosial, pertumbuhan ekonomi, dan pelestarian lingkungan. Pemekaran wilayah bukan hanya bertujuan untuk menciptakan pemerintahan yang lebih dekat dengan masyarakat, tetapi juga untuk mendorong kemandirian fiskal dan pembangunan daerah yang seimbang.
Baca juga : Pilkada Serentak 2024: Bukti Menuju Kedewasaan Geopolitik Demokrasi Indonesia
Dengan memperhatikan keseimbangan antara kebutuhan lokal dan kapasitas nasional untuk mendukungnya, pemekaran dapat menjadi langkah strategis yang memperkuat fondasi pembangunan jangka panjang di Indonesia. Dari itu keberhasilan pemekaran DOB akan sangat bergantung pada keseimbangan antara kebutuhan lokal dan kemampuan nasional untuk mendukung implementasinya secara berkelanjutan.
DOB yang direncanakan dengan baik, didukung oleh kapasitas fiskal yang memadai, dan dikelola dengan tata kelola yang kuat akan mampu memberikan dampak positif yang berkelanjutan bagi pembangunan nasional. Dengan demikian, kebijakan pemekaran dapat menjadi instrumen yang efektif untuk menciptakan pemerataan pembangunan, memperkuat otonomi daerah, dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat secara menyeluruh.
Baca juga : Geopolitik Dan Geostrategi Kabinet Merah Putih Diperkokoh Dengan Ideologi Pancasila
Prof. Dr. Drs, Ermaya Suradinata, SH, MH, MS, adalah mantan Direktur Jenderal Sosial Politik Kementerian Dalam Negeri RI, dan Gubernur Lemhannas RI (2001-2005).
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya