Dark/Light Mode
Keajaiban Al-Qur’an (43)
Misteri Dibalik Produk Halal-Kosher (Bagian 1)
Tausiah Politik
RM.id Rakyat Merdeka - Kosher (bahasa Ibrani/Hebrew) yang fungsinya hampir sama label jaminan produk halal dalam Islam, yaitu konsep makanan, minuman, obat-obatan, kosmetik, untuk dikonsumsi, sesuai dengan ajaran agama Yahudi. Kelihatannya memiliki persamaan dengan konsep halal dalam Islam namun tidak sepenuhnya identik.
Ada sejumlah bahan yang halal bagi Islam tetapi tidak kosher bagi ajaran agama Yahudi. Sebaliknya ada yang kosher dalam agama Yahudi tetapi tidak halal dalam Islam.
Baca juga : Misteri Dibalik Larangan Zina
Jaminan Produk Halal dalam Islam untuk segala produk makanan, minuman, obat-obatan, kosmetik, dan barang gunaan yang layak untuk dikonsumsi bagi umat Islam. Kebalikannya ialah haram, yaitu segala produk yang tidak layak dikonsumsi oleh umat Islam, seperti makanan yang mengandung bahan haram dan terlarang lainnya, seperti mengandung unsur babi, najis, bangkai, menjijikkan, alkohol, barang memabukkan, dan lain-lain, yang ditetapkan ketidakbolehannya oleh syara’.
Kata halal berasal dari bahasa Arab, dari akar kata halla berarti menguraikan, membuka, berhenti, diam, menghalalkan. Lawannya ialah haram, yaitu sesuatu yang secara tegas dilarang oleh syariáh.
Baca juga : Misteri Di Balik Birrul Walidain
Produk halal berarti segala sesuatu yang dijamin kehalalannya, baik dalam bentuk makanan, minuman, obat-obatan, barang gunaan seperti tas, sepatu, dan jaket. Termasuk produk halal ialah sumber penghasilan yang kita peroleh terbebas dari hal-hal yang terlarang, misalnya penghasilan yang berasal dari judi, riba, jual beli barang haram, dan hasil curian, rampokan, penipuan, korupsi, dan lain sebagainya yang dilarang oleh syari’ah. Sedangkan tiga bagian terakhir tidak diatur secara tegas di dalam konsep kosher.
Khusus makanan, minuman, dan sejenisnya dalam Islam, yang haram bukan hanya sekedar zatnya, seperti daging babi, anjing, bangkai, benda najis, dan makanan lain yang ditegaskan keharamannya, tetapi juga makanan halal yang sudah terkontaminasi dengan unsur-unsur haram. Apa yang haram dan najis pada waktu banyaknya maka haram dan najis pula waktu sedikitnya.
Selanjutnya
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.