Dark/Light Mode
- Perbaikan Selesai, Kondisi Jalan Lenteng Agung Sudah Normal dan Bisa Dilewati
- Persib Mulai Susun Persiapan Hadapi Musim 2026/2027
- OTT Pejabat Imigrasi Jakbar, KPK Sita Mobil, Valas, Hingga Emas
- Erling Haaland Bisa Bawa Norwegia Bersaing di Piala Dunia 2026
- Davide Ancelotti Latih Lille, Calvin Verdonk Hadapi Tantangan Baru
Tausiah Politik
RM.id Rakyat Merdeka - “Hai orang-orang yang beriman, apabila kamu hendak mengerjakan shalat, maka basuhlah mukamu dan tanganmu sampai dengan siku, dan sapulah kepalamu dan (basuh) kakimu sampai dengan kedua mata kaki” (QS Al-Maidah/ 5:6)
Wudhu adalah sesuatu yang amat penting dalam syariáh Islam. Bahkan wudhu dijelaskan secara terperinci sebagaimana disebutkan dalam ayat di atas. Meskipun seseorang sudah mandi dengan menggunakan sabun atau shampoo, tetapi jika belum berwudhu tetap dianggap belum bersih untuk menghadap Tuhan di dalam shalat. Ternyata wudhu merupakan shock therapy untuk menciptakan kekhusyukan di dalam shalat.
Baca juga : Misteri Larangan Berhubungan Seks Saat Nifas
Lebih dari itu, wudhu juga ternyata bisa berfungsi sebagai terapi untuk jenis kesulitan yang dialami seseorang untuk fokus.
Sehubungan dengan ini, Prof Rolf Ehrenfels, seorang neurolog sekaligus psikiater tersohor Eropa pernah meneliti peran dan fungsi wudhu dalam Islam. Ia sangat tercengang karena yang harus dibasuh ketika berwudhu ternyata ialah pusat-pusat saraf paling sensitif manusia, yaitu daerah muka, tangan dan kaki. Dengan membasuh air segar ke tiga daerah itu sangat efektif menurunkan gelombang energi otak dari beta ke alfa.
Baca juga : Misteri Larangan Berhubungan Seks Saat Isteri Menstruasi
Selama dalam keadaan pikiran lebih aktif (beta) dipastikan seseorang sulit bisa lebih fokus atau khusyuk pada suatu obyek. Tetapi dengan menurunkan frekuensi gelombang energi otak ke dalam suasana alfa, maka kekhusyukan lebih gampang diperoleh.
Yang menarik dari penelitian ini ialah, Ehrenfels merekomendasikan agar tradisi kiranya wudhu bukan hanya miliknya umat Islam tetapi milik universal umat manusia, karena begitu penting arti wudhu di dalam perawatan kesehatan saraf dan mental manusia. Pada akhirnya Ehrenfels menjadi muslim dengan menggunakan nama tambahan Baron Omar Ehrenfels.
Selanjutnya
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.