Dark/Light Mode

Haji, Napak Tilas Drama Kosmos (41)

Haji Dalam Perspektif Tarekat

Minggu, 29 Juni 2025 05:36 WIB
Prof. Dr. H. Nasaruddin Umar, MA
Prof. Dr. H. Nasaruddin Umar, MA
Tausiah Politik

 Sebelumnya 
Dari ayat ini difahami bahwa ibadah ritual paling awal dan konsisten bagi umat manusia ialah ibadah haji. Karena itu, kalangan ahli tarekat memaknai ibadah haji dan umrah lebih dalam dari sekedar penjelasan yang diperoleh saat mengikuti manasik haji.

Mereka memahami penekanan haji bukan dari aspek maqbul (diterima atau ditolaknya haji karena terkait dengan keabsahan amalan rukun dan syarat), tetapi lebih menekankan aspek mabrur (terkait dampak positif secara permanen yang diraih seorang hujjaj pasca pelaksanaan haji). Jika dalam perspektif fikih dan syari’ah menekankan aspek kedisiplinan secara fisik dalam mengamalkan seluruh ketentuan haji, maka dalam perspektif tasawuf termasuk juga mendisiplinkan rohani dan spiritual, menghayati, menikmati ajaran dan amalan haji.

Baca juga : Haji Dalam Perspektif Fikih

Dalam perspektif tarekat, ibadah haji dirasakan betul bukan sekedar perjalanan fisik biasa tetapi lebih merupakan perjalanan spiritual (spiritual journey) menuju Allah SWT. Jamaah haji Indonesia sesungguhnya sebagian sudah berada di dalam lingkup perspektif ini. Lihat saja pada proses pelepasan jamaah haji, penuh dengan kesan perjalanan spiritual; sebuah perjalanan yang sangat berbeda dari perjalanan pesiar luar negeri dengan tujuan wisata biasa.

Sebagian calon jamaah haji kita sesungguhnya mengikhlaskan dirinya jika dalam perjalanan hajinya dijemput oleh Allah SWT, karena mereka yakin akan gugur sebagai syuhada yang dijemput surga.

Baca juga : Tentang Cerita-cerita Unik Di Mekkah

Artikel ini tayang di Harian Rakyat Merdeka Cetak, Halaman 1 & 8, edisi Minggu, 29 Juni 2025 dengan judul "Haji, Napak Tilas Drama Kosmos (41) Haji Dalam Perspektif Tarekat"

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.