Dark/Light Mode

Dukungan Politik Di Tengah Geopolitik Yang Berubah: Soliditas Politik Dan Harapan Rakyat Kecil

Senin, 4 Agustus 2025 08:02 WIB
Prof. Dr. Ermaya Suradinata
Prof. Dr. Ermaya Suradinata

 Sebelumnya 
Gerakan politik yang membumi, yang berpijak pada ­pengalaman rakyat sehari-hari, adalah kunci dari keberhasilan pemerintahan. Maka program-program strategis industriali­sasi nasional berbasis sumber daya lokal, hingga digitalisasi layanan publik harus diarahkan untuk menyasar lapisan masyarakat yang selama ini tersisih dari arus utama pembangunan. Dalam hal ini, PDIP sebagai partai ­ideologis berkewajiban memastikan bahwa setiap kebijaksanaan tidak keluar dari jalur konstitusi dan cita-cita Proklamasi 1945.

Ketika Prof. Dr. (HC) Megawati Soekarnoputri menyatakan dukungan terhadap pemerin­tahan Prabowo-Gibran, maka pesan moral yang dikandung adalah jelas: bahwa pem­bangunan tidak boleh menjauh dari nilai kemanusiaan dan keadilan. Negara harus menjadi alat untuk menciptakan tatanan yang adil, damai, dan berkelanjutan. Prabowo Subianto, yang memiliki rekam jejak dalam bidang pertahanan dan nasio­nalisme, kini mendapat mandat untuk membuktikan bahwa pemerintahan kuat juga bisa menjamin demokrasi yang sehat dan pembangunan yang inklusif.

Baca juga : Membangun NKRI Dari Desa Bila Desa Terlupakan, Indonesia Raya Terancam

Dengan mengedepankan nilai-nilai Pancasila dan semangat kebangsaan, dukungan politik menjadi energi moral untuk membangun peradaban bangsa. Rakyat kecil, yang selama ini menjadi tumpuan demokrasi, tidak boleh dikhianati oleh elite yang terjebak pada kepentingan jangka pendek. Oleh karena itu, sinergi antara kekuatan politik, birokrasi, dan masyarakat sipil harus terus dijaga untuk menciptakan tatanan baru yang berkeadilan.

Di tengah tekanan global yang semakin kompleks, mulai dari perang dagang, perubahan iklim, hingga krisis pangan dan energi, Indonesia memerlukan kepemimpinan yang kokoh secara ideologis dan fleksibel secara strategis. Dalam konteks inilah, dukungan PDIP menjadi pelengkap penting dari mesin pemerintahan. Dengan memastikan bahwa arah kebijaksanaan tetap konsisten dengan Asta Cita dan nilai-nilai luhur Pancasila, bangsa Indonesia akan mampu berdiri tegak sebagai kekuatan moral dan politik yang disegani di kancah internasional.

Baca juga : Revitalisasi Pancasila Memperkukuh Ideologi Dalam Sistem Pendidikan Nasional

Maka dukungan PDIP terhadap pemerintahan ­Prabowo-Gibran bukan hanya soal politik ke­kuasaan, melainkan representasi dari cita-cita luhur untuk membangun bangsa yang ­merdeka, bersatu, berdaulat, adil, dan makmur. Dukungan ini menjadi peneguh jalan tengah Indonesia, di mana politik menjadi alat ­perjuangan ideologis dan pelayanan publik, bukan semata kalkulasi elektoral.

Prof. Dr. Ermaya ­Suradinata, SH, MH, MS, adalah Ketua ­Dewan ­Pembina Center for ­Geopolitics & Geostrategy Studies Indonesia (CGSI).

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.