Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
Kematangan Diplomasi Presiden Prabowo Subianto Dalam Perdamaian Dunia Di Gaza
Senin, 20 Oktober 2025 07:55 WIB
Prof. Dr. Ermaya Suradinata
Sebelumnya
Jika dikelola dengan disiplin kebijakan, komunikasi yang transparan, dan penguatan institusional, Indonesia memiliki peluang besar untuk tampil sebagai mediator kredibel di Timur Tengah. Dunia kini mencari pemimpin yang dapat menjembatani antara idealisme dan realitas, antara Islam dan Barat, antara kepentingan nasional dan kemaslahatan global. Indonesia, dengan warisan Pancasila dan prinsip bebas aktif, memiliki legitimasi moral dan sejarah untuk memainkan peran itu.
Diplomasi Prabowo di Gaza, jika diarahkan dengan arif, dapat menjadi babak baru dalam peran global Indonesia—bukan sekadar negara yang menyerukan perdamaian, tetapi yang membantu mewujudkannya. Kematangan diplomasi bukanlah tentang keberhasilan satu pertemuan atau satu pidato, tetapi tentang kemampuan untuk tetap teguh dalam badai. Dunia akan terus bergejolak, kepentingan akan terus bersilang, dan keadilan akan selalu memerlukan keberanian untuk diperjuangkan.
Baca juga : Bukti Diplomasi Presiden Prabowo Sebagai Pemimpin Dunia
Selama Indonesia memegang teguh nilai-nilai Pancasila—Ketuhanan yang menuntun moral, kemanusiaan yang menuntun empati, persatuan yang menuntun solidaritas, kerakyatan yang menuntun partisipasi, dan keadilan yang menuntun tindakan—maka diplomasi kita akan tetap berjalan di jalan yang benar. Di Gaza, diplomasi Indonesia tidak hanya memperjuangkan perdamaian bagi bangsa lain, tetapi juga memperkuat makna kemerdekaan kita sendiri.
Tentu saja kemerdekaan untuk menentukan arah, untuk bersuara dengan nurani, dan untuk menjadi bangsa yang besar tanpa kehilangan kerendahan hati. Itulah hakikat kematangan diplomasi—bukan tentang seberapa sering kita hadir di meja perundingan, melainkan seberapa dalam kita memahami arti manusia di balik konflik. Dan dalam makna itulah, diplomasi Presiden Prabowo Subianto sedang menulis bab barunya dalam perjalanan panjang Indonesia di panggung dunia.
Baca juga : Meritokrasi Dan Politik Dalam Pemerintahan Menuju Indonesia Raya
Prof. Dr. Ermaya Suradinata, SH, MH, MS, adalah DIRJEN SOSPOL DEPDAGRI RI 1999-2001 DAN GUBERNUR LEMHANNAS RI 2001-2005.
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya