Dark/Light Mode

Harapan Dunia terhadap Indonesia: Madagaskar

Senin, 1 Desember 2025 06:05 WIB
Prof. Dr. H. Nasaruddin Umar, MA
Prof. Dr. H. Nasaruddin Umar, MA
Tausiah Politik

RM.id  Rakyat Merdeka - Dalam salah satu konferensi di Chile, beberapa peserta dari Madagaskar menghampiri kami sebagai delegasi Indonesia sambil menggunakan bahasa Jawa.

Sebagian dari kami yang berasal dari Jawa mengaku tidak dapat sepenuhnya memahami bahasa Jawa mereka karena sejumlah kosakatanya merupakan bahasa Jawa kuno.

Mereka menyapa kami dengan suasana penuh kekeluargaan, layaknya anggota keluarga sendiri. Wajah-wajah mereka pun masih sangat mirip dengan wajah orang Indonesia.

Baca juga : Harapan Dunia terhadap Indonesia: Serbia

Mereka bercerita banyak tentang nenek moyang mereka di Jawa, meskipun belum pernah menginjakkan kaki di Jawa. Kesan kami, mereka memiliki kebanggaan tersendiri karena berasal dari leluhur yang berakar di Indonesia—sebuah negara yang menurut pandangan mereka sangat berhasil.

Indikator keberhasilan itu antara lain: Indonesia adalah negara besar dengan sumber daya alam melimpah, jumlah penduduk besar dengan bonus demografi yang menjanjikan, serta keberhasilan membangun stabilitas politik, ekonomi, dan toleransi etnis serta agama yang mengesankan.

Mereka mengikuti berita pertumbuhan ekonomi Indonesia yang berada di papan atas, bahkan melampaui beberapa negara maju. Mereka juga bangga karena Indonesia mampu memproduksi dan mengekspor pesawat terbang serta teknologi canggih lainnya. Mereka membayangkan Indonesia di masa depan akan sejajar dengan negara-negara kuat dunia.

Baca juga : Harapan Dunia terhadap Indonesia: Italia

Madagaskar adalah negara yang jauh, tetapi namanya akrab di telinga orang Indonesia. Madagaskar merupakan salah satu dari empat pulau terbesar di Samudera Hindia, terletak di lepas pesisir timur Afrika.

Beberapa pulau kecil berada di sekitarnya, seperti Pulau Juan de Nova, Pulau Europa, Kepulauan Glorioso, Pulau Tromelin Island, dan Bassas da India. Warga Madagaskar umumnya enggan disebut sebagai etnik Afrika.

Negara ini dihuni sekitar 22 juta jiwa; sekitar 7% di antaranya adalah Muslim, namun data lain menyebutkan antara 10–15% dari total populasi. Mayoritas penduduk memeluk agama lokal (52%) dan Kristen (41%). PEW Research Center mencatat jumlah Muslim di Madagaskar mencapai 215.000 jiwa. Sebagian besar komunitas Muslim tinggal di bagian barat pulau, yang dahulu disebut Republik Malagasy.

Baca juga : Harapan Dunia Terhadap Indonesia: Australia

Umumnya mereka adalah imigran dari Yaman, Iran, Zanzibar, dan negara lain, termasuk dari Indonesia (Jawa) yang dahulu dibawa oleh pemerintah kolonial Belanda sebagai pekerja perkebunan. Sekitar 50 ribu pengungsi Muslim dari India, Komoro, dan Somalia juga bermukim di pulau seluas 587 ribu kilometer persegi itu.
 Selanjutnya 

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.