Dark/Light Mode

Pentingnya Geopolitik Dan Geostrategi Bagi ASN Dan Pejabat Negara

Selasa, 23 Desember 2025 07:32 WIB
Prof. Dr. Ermaya Suradinata
Prof. Dr. Ermaya Suradinata

RM.id  Rakyat Merdeka - Geopolitik dan geostrategi sejatinya bukan pengetahuan elitis yang hanya bersemayam di ruang-ruang militer atau meja diplomasi internasional. Dalam konteks Indonesia, ke­duanya harus dibaca sebagai instrumen ideologis dan stra­­te­gis untuk mengaktualisasikan nilai-nilai Pancasila dalam tata kelola pemerintahan. Pancasila menuntut negara hadir secara berdaulat, adil, dan beradab, ­sementara Asta Cita menjadi peta jalan transformasi birokrasi agar nilai-nilai tersebut tidak berhenti sebagai semboyan normatif.

Di tengah dunia yang diguncang ketidakpastian ­global, rivalitas kekuatan besar, krisis ekonomi berulang, serta disrupsi teknologi dan ­ideologi, negara tidak lagi cukup dikelola ­dengan pendekatan administratif-­prosedural semata. Pemerin­tahan dituntut memiliki ke­sadaran ruang, kesadaran ­posisi, dan kesadaran kepen­tingan nasional yang berpijak pada ­Pancasila dan diterjemahkan secara operasional melalui Asta Cita.

Baca juga : Menekraf Siapkan Strategi Ekspor Kreatif Lewat ASIK Dan Creative by Indonesia

Pada titik itulah geopolitik dan geostrategi menjelma sebagai cara pandang strategis, yang harus menjiwai seluruh denyut birokrasi negara, dari puncak pengambilan keputusan hingga tangan-tangan pelaksana di lapangan. Di mana geopolitik juga mengajarkan bahwa setiap kebijakan negara harus selalu lahir dalam konteks ruang, kekuatan, dan nilai.

Dalam kerangka Panca­sila, ruang geografis Indonesia bukan sekadar bentang alam, melain­kan ruang hidup bersama yang harus dikelola demi keadilan sosial dan persatuan nasional. Lantaran letak Indonesia sebagai negara kepulauan, posisi­nya di per­silangan jalur per­dagangan dunia, kekayaan sumber daya alam, serta bonus demografi yang besar adalah amanah ­strategis yang harus diolah ­dengan kebijaksanaan negara.

Baca juga : DPR Ingatkan Pentingnya Tingkatkan Keamanan Siber Nasional

Bersamaan dari sini Asta Cita menuntut pula agar pengelolaan amanah tersebut dilakukan melalui birokrasi yang profesional, adaptif, dan berintegritas. Sementara itu, geostrategi memberikan panduan tentang bagaimana seluruh potensi —politik, ekonomi, sosial, budaya, dan pertahanan —diorkestrasikan secara sadar untuk mencapai tujuan nasional. Bagi ASN dan pejabat negara, kesadaran ini bermakna bahwa setiap keputusan administratif, kebijakan fiskal, program pem­bangunan, hingga pelayanan publik ­sesungguhnya adalah ­bagian dari ikhtiar strategis negara untuk menjaga ketahanan, kedaulatan, dan martabat bangsa.

Maka pembekalan geopoli­tik dan geostrategi yang telah ­diterima oleh para menteri Kabinet Merah Putih serta para gubernur, bupati, dan wali kota merupakan langkah awal yang selaras ­dengan semangat Asta Cita. Termasuk dalam mem­bangun kepemimpinan pemerintahan yang berwawasan strategis. Kemudian Pancasila mengajarkan bahwa keadilan dan keberlanjutan hanya dapat terwujud bila nilai dan pengetahuan tidak berhenti di puncak, melainkan mengalir hingga ke dasar.
 Selanjutnya 

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.