Dark/Light Mode
- Perbaikan Selesai, Kondisi Jalan Lenteng Agung Sudah Normal dan Bisa Dilewati
- Persib Mulai Susun Persiapan Hadapi Musim 2026/2027
- OTT Pejabat Imigrasi Jakbar, KPK Sita Mobil, Valas, Hingga Emas
- Erling Haaland Bisa Bawa Norwegia Bersaing di Piala Dunia 2026
- Davide Ancelotti Latih Lille, Calvin Verdonk Hadapi Tantangan Baru
Tausiah Politik
RM.id Rakyat Merdeka - Dalam ilmu tasawuf, fenomena yang dialami para nabi dapat dijelaskan. Ketika seseorang mampu membuka tabir yang menghijab dirinya, ia dapat menembus suatu alam yang disebut alam mitsal (istilah Ibn ‘Arabi) atau alam khayal (istilah Al-Ghazali), yang oleh William C Chittick diterjemahkan sebagai The Imaginal Worlds.
Alam mitsal juga sering disebut sebagai alam antara (barzakh) karena berada di antara alam syahadah mutlak (alam yang tampak) dan alam gaib.
Hal ini menunjukkan bahwa alam barzakh bukan hanya alam bagi orang yang telah wafat, tetapi juga dapat diakses oleh orang-orang yang masih hidup yang diberi kekhususan oleh Allah SWT. Dengan kata lain, tidak harus menunggu kematian untuk dapat mengakses alam barzakh.
Alam mitsal merupakan alam spiritual yang murni, tetapi masih dapat bertransformasi atau berhubungan dengan alam syahadah. Orang-orang yang diberi kemampuan memasuki alam ini memiliki kekhususan untuk mengaktifkan indera-indera spiritualnya sehingga mereka dapat berkomunikasi secara spiritual dengan alam-alam lain, termasuk dunia yang berbeda dari dunia fisik.
Mereka dapat berkomunikasi secara interaktif dengan arwah orang-orang yang telah meninggal jauh sebelumnya. Mereka juga dapat berkomunikasi dengan malaikat dan jin.
Bahkan, mereka memiliki kemampuan untuk berinteraksi dengan benda-benda alam, tumbuh-tumbuhan, dan hewan. Dalam perspektif ketuhanan, sebenarnya tidak ada “benda mati”. Semua makhluk bertasbih kepada Allah, “tetapi kamu tidak memahami tasbih mereka” (wa lakin la ta’lamuna tasbihahum), sebagaimana disebutkan dalam Al-Qur’an.
Pengalaman seperti ini banyak ditunjukkan dalam Al-Qur’an dan hadis. Misalnya, kisah Khidir yang diberi ilmu ladunni (min ladunni ‘ilman) dalam Surah Al-Kahfi, sehingga ia mampu memahami hikmah masa depan anak kecil yang dibunuhnya.
Nabi Sulaiman juga diceritakan mampu berkomunikasi dengan malaikat, jin, burung, serta mengendalikan angin. Nabi Muhammad Saw dalam beberapa hadis juga disebutkan berdialog dengan binatang, seperti unta dan kijang, berbicara dengan mimbar tua, serta berkomunikasi dengan para nabi yang hidup jauh sebelum beliau. Selain itu, Nabi juga berkomunikasi secara intensif dengan Malaikat Jibril dan malaikat-malaikat lainnya.
Baca juga : Alam Jabarut dan Ilmu Martabat Tujuh
Dalam literatur tasawuf dijelaskan bahwa bukan hanya para nabi yang dapat mengakses alam barzakh melalui alam mitsal, tetapi juga para wali (auliya’) dan orang-orang pilihan Tuhan lainnya.
Dalam kitab Jami‘ Karamat al-Auliya’ karya Syekh Yusuf ibn Isma’il al-Nabhani (dua jilid), disebutkan tidak kurang dari 695 tokoh yang memiliki kemampuan khusus untuk mengakses alam mitsal. Kemampuan ini ditandai dengan perbuatan luar biasa yang disebut khariq li al-‘adah atau karamah.
Banyak di antara mereka yang bahkan dikisahkan dapat berkomunikasi secara aktif dengan Rasulullah Saw, antara lain Imam Al-Ghazali dan Ibn ‘Arabi, sebagaimana telah diuraikan dalam artikel sebelumnya.
Jika Allah SWT menghendaki, Dia dapat memberikan kemampuan kepada kekasih-Nya untuk mengakses alam yang sangat jauh sekalipun, sebagaimana dijelaskan dalam firman-Nya:
“(Dialah) Yang Mahatinggi derajat-Nya, yang memiliki ‘Arasy, yang menurunkan wahyu dengan perintah-Nya kepada siapa yang Dia kehendaki di antara hamba-hamba-Nya, agar memperingatkan (manusia) tentang hari pertemuan (hari kiamat).” (QS Al-Mu’min [40]: 15)
Alam mitsal memang menjadi dambaan para pencari Tuhan (salik atau murid). Namun perlu ditegaskan bahwa alam mitsal bukanlah tujuan utama.
Mujahadah dan riyadhah dilakukan semata-mata untuk memohon ridha Allah SWT, bukan untuk memperoleh karamah atau mengakses alam mitsal.
Artikel ini tayang di Harian Rakyat Merdeka Cetak, Halaman 1 & 6, edisi Kamis, 12 Maret 2026 dengan judul "Kajian Teosofi (10) Alam Mitsal Dambaan Pencari Tuhan"
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.