Dark/Light Mode

Ketika Agama Sebagai Faktor Sentripetal

Rabu, 1 Juli 2026 05:56 WIB
Prof. Dr. H. Nasaruddin Umar, MA
Prof. Dr. H. Nasaruddin Umar, MA
Tausiah Politik

RM.id  Rakyat Merdeka - Agama dalam kehidupan berbangsa memiliki dua kekuatan yang sangat besar, yaitu sebagai kekuatan pemersatu (sentripetal) dan sebagai kekuatan pemecah belah (sentrifugal). Peran agama dalam kehidupan masyarakat Indonesia tidak dapat dibantah.

Baca juga : Ketika Agama Menjadi Faktor Sentrifugal

Dengan komando “Allahu Akbar”, semangat perjuangan mampu menggetarkan nyali pemerintah kolonial Belanda. Dari satu ujung hingga ujung lain Nusantara, bangsa ini mampu melupakan berbagai perbedaan primordial ketika bahasa agama dikumandangkan. Sebaliknya, bahasa agama juga dapat disalahgunakan sehingga mampu memporak-porandakan keutuhan suatu komunitas atau bahkan bangsa.

Baca juga : Ketika Agama Menjadi Legitimasi Politik

Agama sebagai faktor sentripetal terbukti telah mengilhami sekaligus menyemangati bangsa ini dalam memperjuangkan kemerdekaan yang diproklamasikan pada 17 Agustus 1945, bertepatan dengan bulan Ramadan. Hingga kini masih menjadi historical mystery mengapa gugusan kepulauan yang terbentang di antara dua samudra dan dua benua ini mampu melahirkan sebuah negara-bangsa yang besar.

Baca juga : Ketika Agama Mengalami Desakralisasi

Mengapa bangsa yang sederhana ini mampu mengusir kekuatan kolonial Belanda dan tentara Sekutu? Mengapa setiap kali terjadi kekosongan pemerintahan dalam perjalanan sejarah perjuangan nasional, masyarakat tetap mampu mempertahankan keutuhannya? Hukum hidup (living law) apa yang bekerja di negeri ini sehingga mampu membuktikan semboyan Bhinneka Tunggal Ika? Konsensus nasional apa yang hidup dalam batin para warganya sehingga bangsa ini mampu melewati berbagai babak sejarah yang penuh kontradiksi?
 Selanjutnya 

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.