Dark/Light Mode

Daftar 11 Serangga Bernutrisi Tinggi, Rayap Ternyata Kaya Zat Besi Dan Kalsium

Senin, 27 Januari 2025 13:24 WIB
Popularitas serangga sebagai bahan pangan bernutrisi tinggi kini semakin meningkat. (Foto: WebMD)
Popularitas serangga sebagai bahan pangan bernutrisi tinggi kini semakin meningkat. (Foto: WebMD)

RM.id  Rakyat Merdeka - Popularitas serangga sebagai sumber pangan bergizi tinggi, kini terus meningkat. Seiring lonjakan populasi global, komunitas ilmiah terus mengeksplorasi peran potensial serangga dalam menciptakan dunia yang lebih berkelanjutan.

Meski mungkin kurang akrab di telinga kita, serangga adalah menu makanan yang lazim dikonsumsi karena bernutrisi tinggi dan berkhasiat sebagai obat. Terutama di negara-negara kawasan Afrika, Asia, Australia, Oseania, dan Amerika Latin.

Dalam situs resminya, National Institute of Health Amerika Serikat (AS) menyebut, lebih dari 2.000 spesies serangga dapat dimakan oleh manusia. Kumbang, ulat, lebah, tawon, semut, belalang, belalang sembah, jangkrik, serangga sejati, capung, rayap, lalat, dan kecoak termasuk yang paling banyak dikonsumsi di seluruh dunia.

Sebagai bahan pangan, serangga mengandung protein berkualitas tinggi, asam amino esensial, lemak tak jenuh tunggal dan ganda, vitamin, dan mineral.

Berikut daftar serangga yang dapat dimakan dan kandungan gizi yang dimilikinya, seperti dilansir situs kesehatan WebMD:

1. Jangkrik

Baca juga : Ratusan Gedung Tinggi Jakarta Tidak Penuhi Syarat Proteksi Kebakaran

 

Jangkrik sebagai bahan pangan, kini sudah diolah menjadi bentuk tepung. (Foto: WebMD)


Jangkrik dewasa dapat menjadi sumber zat besi, protein, dan vitamin B12 yang baik. Serangga yang satu ini dikonsumsi dalam banyak cara. Paling modern, jangkrik digiling menjadi bubuk yang kemudian ditambahkan ke protein shake dan tepung.

Anda juga dapat menemukan kandungan tepung jangkrik, dalam satu merek keripik di Amerika.

2. Belalang

Serangga hijau yang tinggi protein ini sangat mendunia. Terutama di Meksiko, Amerika Latin, dan sebagian Afrika dan Asia.

Di Uganda, belalang sangat diminati. Makanya, tak usah heran, kalau harga per kilogramnya lebih mahal ketimbang daging sapi.

Baca juga : Izin Tambang Di Wilayah Sukabumi Mesti Dievaluasi

Di Meksiko, belalang biasa disajikan dengan cara dipanggang dalam minyak, lalu dibubuhi bawang putih, lemon, dan garam.

Seattle Mariners dari Major League Baseball Amerika Serikat (AS) memperkenalkan versi lain camilan belalang kepada fans mereka, yang diolah dengan cara dipanggang dengan bubuk cabai dan garam, serta jeruk nipis.

3. Rayap

Di Afrika dan bagian lain dunia, serangga yang hobi menggerogoti kayu ini merupakan salah satu sumber pangan. 

Tak hanya mengandung protein, asam lemak, dan mikronutrien lainnya, rayap juga dikenal kaya zat besi dan kalsium.

Rayap lazim disajikan dengan cara digoreng, diasap, atau dikeringkan di bawah sinar matahari.

4. Semut

Baca juga : Acer Manufacturing Indonesia Tingkatkan Daya Saing Teknologi Nasional

Jenis-jenis tertentu, terutama larva dan pupa semut penenun, sangat diminati di Asia.

Di beberapa bagian Amerika Selatan, jenis semut tertentu dianggap sebagai makanan lezat. Beberapa koki top sering menyajikan jenis semut tertentu dalam hidangan kelas atas.

Selain memiliki sumber protein yang baik, jenis semut tertentu juga dikatakan memiliki rasa lemon, jeruk.

5. Lebah 

Larva adalah bentuk lebah yang biasanya digunakan sebagai makanan. Lebah yang kaya asam amino, vitamin B, dan nutrisi lainnya, digambarkan memiliki tekstur seperti mentega dan lemak.

Lebah adalah makanan pokok di Thailand. Di Australia, penduduk aslinya menggunakan lebah tanpa sengatan sebagai sumber gula.
 Selanjutnya 

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.