Dark/Light Mode

Ketum YPPA Ade Fitrie Kirana Ingatkan Pentingnya Ajarkan Bahasa Ibu kepada Anak

Rabu, 5 Maret 2025 20:23 WIB
Foto: Dok. Pribadi
Foto: Dok. Pribadi

RM.id  Rakyat Merdeka - Ketua Umum Yayasan Perlindungan Perempuan dan Anak (YPPA), Ade Fitrie Kirana, mengingatkan pentingnya mengajarkan bahasa daerah sebagai bahasa ibu kepada anak sejak dari balita.

Menurutnya, bahasa daerah menjadi penting untuk diajarkan sedari dini kepada anak alih-alih mengajarkan bahasa asing yang bercampur dengan bahasa Indonesia.

"Bahasa ibu yang pertama kali dikenal oleh anak, diajarkan oleh orang tua di rumah sejak saat anak baru mengucapkan kata pertama. Penguasaan bahasa ibu dapat meningkatkan rasa percaya diri dan identitas diri anak," kata Ade Fitrie Kirana saat dibubungi wartawan, Rabu (5/3/2025).

Pentingnya bahasa ibu diungkapkan oleh Organisasi Pendidikan, Keilmuan, dan Kebudayaan Perserikatan Bangsa-Bangsa (UNESCO) dengan peringatan Hari Bahasa Ibu Internasional 2025 yang diselenggarakan di seluruh dunia pada tanggal 21 Februari.

Baca juga : KUAI Kedubes AS Hadiri Peringatan Pertempuran Selat Sunda

Ade Fitrie Kirana mrnambahkan, peringatan ini untuk meningkatkan kesadaran akan keberagaman linguistik dan budaya serta untuk mempromosikan multibahasa.

"Jadi, peran ibu di sini sangat penting untuk menjaga warisan budaya," lanjutnya.

Ade Fitrie Kirana menambahkan, ia mengamati ada orang tua yang terkesan memaksakan anak untuk belajar mengucapkan bahasa asing saat masih kecil.

Padahal, belum tentu pengucapan yang diajarkan oleh orang tua itu sesuai dengan standar bahasa asing tersebut sehingga membuat anak dapat rancu saat mempelajari bahasa di masa depan.

Baca juga : Ketum Bahlil Perintahkan Kadernya Turun Ke Bawah Selama Ramadan

"Bila kita sadar, bahwa bahasa daerah dan bahasa Indonesia dapat meningkatnya dukungan dan partisipasi dari masyarakat dan terjadinya penguatan pelestarian budaya tentu kita akan sadar pentingnya bahasa ibu bagi anak," tuturnya.

Ade Fitrie Kirana merasa prihatin saat mengetahui di beberapa tempat, bahasa daerah mulai punah karena tak lagi ada penuturnya.

"Ini penting untuk kita bersama sadari, bahwa bahasa adalah bagian dari kebudayaan manusia dan Indonesia mendapat anugerah keragaman budaya yang luar biasa," imbuhnya.

Oleh karena itu, menurutnya peringatan Hari Bahasa Ibu Internasional menjadi momentum yang baik bagi orang tua dan masyarakat secara luas untuk memperhatikan kemampuan berbahasa anak dengan mengajarkan bahasa daerah dan Indonesia.

Baca juga : THR untuk Driver Ojol, Pakar Ingatkan Pemerintah Lakukan Kajian Sistemik

"Semoga dengan langkah kecil namun penting ini, anak-anak sebagai pewaris masa depan bangsa Indonesia dapat terus menjaga keragaman budaya termasuk bahasa," harapnya.

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.