Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
- Perbaikan Selesai, Kondisi Jalan Lenteng Agung Sudah Normal dan Bisa Dilewati
- Persib Mulai Susun Persiapan Hadapi Musim 2026/2027
- OTT Pejabat Imigrasi Jakbar, KPK Sita Mobil, Valas, Hingga Emas
- Erling Haaland Bisa Bawa Norwegia Bersaing di Piala Dunia 2026
- Davide Ancelotti Latih Lille, Calvin Verdonk Hadapi Tantangan Baru
RM.id Rakyat Merdeka - Impossible Cloud Network (ICN) dan Moonveil juga meluncurkan ekosistem game Web3 pertama, yang terdesentralisasi penuh, mulai dari tokenomics hingga infrastruktur awan (cloud).
Managing Director di Impossible Cloud Network Sebastian Pfeiffer menyebut ketika mayoritas game berbasis blockchain sangat bergantung pada AWS dan Web2 lainnya, Moonveil Layer-2 dan protokol cloud ICN berkomitmen untuk membuktikan bahwa desentralisasi tidak hanya mungkin, tetapi juga penting.
“Kolaborasi ini akan membuat ICN dan Moonveil mendesentralisasikan seluruh lapis gameplay (whole stack) tidak bergantung dan terpusat pada satu server,” ujarnya di Jakarta, Sabtu (28/6/2025).
Lapisan ini mencakup aset infrastruktur milik pemain dalam game, likuiditas lintas game, identitas, dan kinerja tak berizin. Dia menilai, tidak ada Web3 sejati tanpa infrastruktur terdesentralisasi.
Baca juga : Impossible Cloud Network dan Moonveil Kolaborasi Luncurkan Ekosistem Game Web3
“Kemitraan ini membuktikan game dengan pengaturan rumit dapat sepenuhnya mandiri,” ujar Pfeiffer.
Sementara itu, Founder Moonveil MJ menuturkan, Moonveil dibangun untuk mendefinisikan ulang bagaimana game dan infrastruktur bersatu.
“Bersama dengan ICN kami mampu memberikan pengalaman yang tidak hanya terlihat seperti Web3 – tetapi berjalan di Web3, dari infrastruktur hingga gameplay,” ujarnya.
Tonggak sejarah kerja sama keduanya ini semakin kuat saat proyek ICN dan Moonveil akan memasuki babak berikutnya.
Baca juga : Bos Danantara: BSI Punya Peran Penting Kembangkan Ekosistem Halal
ICN saat ini sedang mempersiapkan peluncuran mainnet (jaringan blockchain utama) dan token $ICNT, sementara Moonveil juga akan meluncurkan token $MORE pada tanggal 27 Juni mendatang.
Didukung oleh lebih dari 29.000 operator node di lebih dari 140 negara, dan telah mengumpulkan lebih dari 35 juta dolar AS melalui penjualan yang digerakkan oleh komunitas, ICN mendukung penyimpanan, komputasi, dan bandwidth terdesentralisasi dalam skala besar.
Infrastruktur proyek keduanya akan mendukung lebih dari 1 miliar operasi mingguan, mencakup 1.000+ pengguna perusahaan, dan 5,5 juta dolar AS+ dalam ARR.
“Proyek ini akan menjadikannya salah satu dari sedikit jaringan Web3 dengan permintaan dan penggunaan yang masih, bahkan sebelum peluncuran token,” ungkap MJ.
Baca juga : Kolaborasi Askrindo & Bahana Security Sistem Hadirkan Asuransi Public Liability
Moonveil, sambungnya, dengan cepat mempercepat ekosistem game Web3 berlapis-lapis, dari identitas on-chain dan interoperabilitas aset hingga jaringan Layer-2 berkinerja tinggi. Dengan 1 juta+ anggota komunitas, 871 ribu+ dompet digital yang terlibat dalam uji coba AstrArk, dan lebih dari 1,3 juta dompet unik yang berinteraksi dengan jaringan uji cobanya, Moonveil membuktikan kesesuaian produk-pasar dan skalabilitas teknis di seluruh pasar global utama. Penjualan node-nya juga telah melampaui 11 juta dolar AS.
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya