Dark/Light Mode

Stop Rokok Jadi Resolusi Sehat 2026, Simak 7 Tips Pakar Agar Berhasil

Senin, 29 Desember 2025 10:03 WIB
Ilustrasi merokok (Foto: Pexels)
Ilustrasi merokok (Foto: Pexels)

RM.id  Rakyat Merdeka - Resolusi Tahun Baru kerap identik dengan mengubah gaya hidup, agar lebih sehat. Stop rokok, baik rokok konvensional atau vape, menjadi pilihan yang sangat pas. Mengingat rokok mengandung sedikitnya 4.000 jenis bahan kimia berbahaya, yang bisa berakibat buruk bagi perokok aktif dan pasif. Baik dalam jangka pendek atau jangka panjang.

Mengutip situs Ayo Sehat Kementerian Kesehatan, merokok dapat mengakibatkan sejumlah penyakit serius seperti penyakit paru-paru kronis, stroke, serangan jantung, kanker leher rahim, dan keguguran.

Terkait hal ini, Dokter Spesialis Paru dari Divisi Infeksi Pernapasan dan Kedokteran Respirasi Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia (FKUI) Prof. Erlina Burhan mengatakan, hal terpenting dari ikhtiar stop merokok adalah menjaga konsistensi, kedisiplinan, dan dukungan. "Karena keinginan merokok itu bisa muncul, bahkan ketika Anda sudah berhenti selama berbulan-bulan atau bertahun-tahun," ujarnya.

Berikut cara menjaga jarak dari godaan rokok, seperti dibagikan Erlina via akun Instagramnya:

1. Aturan Tegas 

Baca juga : Polytron Hadirkan Solusi Memasak Sehat Praktis Dengan Air Fryer Oven 25 Liter

Mulailah dengan membuat aturan pribadi yang jelas dan tegas. Bukan sekadar mengurangi, tapi berhenti total, tanpa pengecualian. Aturan ini penting agar Anda tidak bernegosiasi dengan diri sendiri, setiap kali godaan datang.

2. Siapkan Pengganti

Kenali betul, kapan godaan paling sering muncul. Biasanya setelah makan, saat stres, atau ketika ngopi dan ngobrol. Di momen-momen ini, siapkan pengganti seperti minum air, mengunyah permen bebas gula, atau berjalan sebentar agar kebiasaan lama tidak mengambil alih.

3. Jauhkan Dari Jangkauan 

Jauhkan rokok dari jangkauan Anda. Buang sisa rokok, jangan menyimpan cadangan. Hindari membawa uang khusus untuk membeli rokok. Semakin sulit aksesnya, semakin kecil peluang Anda tergoda.

4. Informasikan Sekitar Anda

Sampaikan dengan jelas kepada orang di sekitar Anda, bahwa Anda sedang menjaga jarak dari rokok. Minta mereka untuk tidak menawarkan rokok, apa pun alasannya. Ini akan menjaga komitmen yang sudah Anda bangun.

5. Hindari Situasi Tak Kondusif

Baca juga : Pengamat Puji Operasi Zebra 2025 Yang Lebih Humanis Dan Berkeadilan

Hindari situasi yang menurunkan kontrol diri, terutama minum alkohol dan begadang. Di kondisi ini, godaan rokok terasa lebih berat dan alasan berhenti jadi melemah.

6. Ingat Risiko

Gunakan pengingat yang nyata saat godaan datang. Ingat risiko kanker paru yang meningkat pada perokok. Ingat tuberkulosis yang lebih mudah menyerang dan lebih berat proses penyembuhannya, pada perokok.

7. Ingat Orang Rumah 

Ingat juga dampaknya pada orang di rumah. Asap rokok akan terbawa ke rumah, terhirup keluarga, dan meningkatkan risiko gangguan pernapasan pada anak dan orang terdekat.

 

Baca juga : EOS C50 Hadirkan Inovasi Kamera Sinema Ringkas, Kualitas Profesional

 

 

 

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.