Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
- Perbaikan Selesai, Kondisi Jalan Lenteng Agung Sudah Normal dan Bisa Dilewati
- Persib Mulai Susun Persiapan Hadapi Musim 2026/2027
- OTT Pejabat Imigrasi Jakbar, KPK Sita Mobil, Valas, Hingga Emas
- Erling Haaland Bisa Bawa Norwegia Bersaing di Piala Dunia 2026
- Davide Ancelotti Latih Lille, Calvin Verdonk Hadapi Tantangan Baru
Ajaib! Silaturahmi Jadi Penangkal Sejumlah Risiko Penyakit, Ini Jurnal Ilmiahnya
Jumat, 20 Maret 2026 17:17 WIB
RM.id Rakyat Merdeka - Silaturahmi Lebaran bukan sekadar tradisi bermaaf-maafan. Momen kumpul keluarga ini rupanya menyimpan manfaat medis yang besar. Fakta ini dibagikan oleh praktisi kesehatan dr. Adam Prabata pada Jumat (20/3/2026).
Lewat ulasan berbagai jurnal internasional, ia mengungkap bahwa interaksi sosial ampuh menyehatkan otak dan jantung.
Temuan ini berasal dari sejumlah studi berskala besar. Salah satunya terbit di jurnal Behavioral Sciences. Riset ini meneliti kelompok usia paruh baya dan lanjut usia.
Baca juga : Mudik Aman & Silaturahmi Nyaman, Ibas Berangkatkan 500 Perantau Pulang Kampung.
Hasilnya, mereka yang aktif bersosialisasi memiliki otak yang lebih sehat. Risiko penurunan fungsi kognitif atau kepikunan turun signifikan hingga 22 persen.
Selain otak, silaturahmi juga berdampak positif pada pembuluh darah. Publikasi dari BMC Public Health mengungkap fakta yang mengejutkan. Hubungan sosial yang buruk justru memicu penyakit mematikan.
Ancaman serangan stroke meningkat tajam hingga 30 persen pada orang yang kurang bergaul. Sebaliknya, orang yang rajin bersilaturahmi memiliki jantung yang lebih kuat.
Baca juga : Viral, Selebgram Curhat Jadi Tersangka Usai Ungkap Pencurian
Fakta ini diperkuat oleh riset medis lainnya. Hubungan sosial yang erat menekan berbagai penyakit penyerta. Angka kejadian tekanan darah tinggi dan diabetes menjadi jauh lebih kecil.
Artinya, silaturahmi adalah bagian penting dari gaya hidup sehat. Meski begitu, silaturahmi bukanlah obat ajaib penangkal segala penyakit. Pola hidup sehat harus tetap menjadi prioritas utama setiap orang.
"Ingat bukan berarti silaturahmi menggantikan olahraga, makan sehat, tidur cukup, atau kontrol ke dokter ya!" tegas dr. Adam di akun Instagramnya @adamprabata, Jumat (20/3/2026).
Baca juga : Bupati Sudewo Jadi Tersangka, Gerindra Pati Hormati KPK
Ia mengingatkan publik agar terus memadukan kehangatan keluarga dengan kebiasaan sehat lainnya.
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya