Dark/Light Mode

Kualitas dan Bahan Baku Susu Jadi Faktor Penting Memilih Produk

Selasa, 5 Mei 2026 14:32 WIB
Foto: Generate By AI
Foto: Generate By AI

RM.id  Rakyat Merdeka - Perhatian terhadap nutrisi anak kini tak lagi sekadar soal kandungan gizi tambahan.

Tren global menunjukkan, kualitas bahan baku terutama sumber susu dan proses pengolahannya mulai menjadi faktor penting dalam memilih produk nutrisi anak.

Guru Besar Ilmu Gizi IPB University Rimbawan menegaskan, bahwa pemenuhan gizi anak tidak hanya soal kuantitas. Menurutnya, kualitas dan keseimbangan asupan juga memegang peranan penting.

“Kebutuhan gizi bayi dan anak harus dipenuhi sesuai tahapan usia. Yang berperan dalam tumbuh kembang bukan hanya jumlah, tetapi juga kualitas, keseimbangan, dan konsistensi pemberian zat gizi sejak dini,” ujar Rimbawan dalam keterangannya, Selasa (5/5/2026).

Baca juga : Perang Lawan Iran, Trump Janji Nggak Pencet Tombol Nuklir

Untuk pemenuhan gizi anak sendiri masih menjadi fokus utama para orang tua.

Mengacu pada Angka Kecukupan Gizi 2019 dari Kementerian Kesehatan, kebutuhan nutrisi anak harus dipenuhi bertahap sesuai usia. Dimulai dari ASI eksklusif selama enam bulan, kemudian dilanjutkan dengan Makanan Pendamping ASI (MPASI) yang mencukupi kebutuhan energi, protein, lemak, hingga mikronutrien seiring tumbuh kembangnya.

Rimbawan menambahkan, ASI tetap menjadi sumber nutrisi terbaik karena mengandung berbagai komponen penting bagi bayi. Namun, dalam kondisi tertentu, tidak semua ibu dapat memberikan ASI secara optimal.

Dalam situasi ini, alternatif seperti susu formula dapat digunakan sesuai indikasi medis dan rekomendasi tenaga kesehatan.

Baca juga : Stok Bahan Baku Aman, Wamenperin Dorong Hilirisasi Plastik

Sejalan dengan perkembangan inovasi di berbagai negara, perhatian terhadap kualitas susu sebagai bahan baku utama juga semakin meningkat.

Salah satu aspek yang kini banyak dikaji adalah profil lemak susu dan pengaruhnya terhadap toleransi pencernaan anak.

Saat ini industri nutrisi anak kini bergerak ke arah yang lebih komprehensif, tidak hanya memenuhi standar gizi, tetapi juga memastikan kualitas bahan baku yang digunakan.

Rimbawan menambahkan, susu segar sebagai bahan baku memiliki nilai gizi alami yang penting.

Baca juga : Ratu Felisha, Takut Salah Pilih Suami

“Susu segar secara alami mengandung protein, lemak, kalsium, fosfor, dan vitamin B2 yang berperan dalam pemenuhan gizi anak usia di atas satu tahun,” ujarnya.

Selama ini, susu sapi dikenal sebagai sumber nutrisi penting. Namun kini, perhatian berkembang lebih jauh tidak hanya pada jenisnya, tetapi juga pada kualitas sumber dan karakter zat gizinya.

Dengan hadirnya inovasi produk berbasis susu segar, diharapkan orang tua semakin memahami pentingnya memilih nutrisi anak secara menyeluruh.

"Bukan hanya melihat tambahan kandungan gizi, tetapi juga memperhatikan asal bahan baku dan proses pengolahannya," ujar Rimbawan.

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.