Dark/Light Mode

Ini Panduan Tes Covid Untuk ART Balik Mudik Lebaran

Jumat, 21 Mei 2021 09:59 WIB
Pemudik yang akan kembali ke wilayah Jabodetabek, dan belum memiliki surat bebas Covid, menjalani swab test antigen di Posko Penyekatan Bojongsari Depok, Jawa Barat. (Foto: Dwi Pambudo/RM)
Pemudik yang akan kembali ke wilayah Jabodetabek, dan belum memiliki surat bebas Covid, menjalani swab test antigen di Posko Penyekatan Bojongsari Depok, Jawa Barat. (Foto: Dwi Pambudo/RM)

RM.id  Rakyat Merdeka - ART mudik Lebaran adalah problem klasik bagi banyak keluarga di Indonesia.

Namun, di era Covid seperti sekarang ini, problem tersebut tak hanya terbatas pada ART yang tak kembali setelah pulang kampung.

Kembali bekerja pun, kita harus mengambil langkah antisipasi agar tidak terjadi penyebaran Covid. Sebab faktanya, mobilitas dan interaksi dengan banyak orang yang dilakukan ART selama pulang kampung, sangat rentan memicu penularan Covid.

Terkait hal tersebut, dr. RA Adaninggar, SpPD menyarankan ART yang baru balik mudik, agar segera menjalankan karantina dan tes Covid seperti swab test antigen dan PCR.

Berita Terkait : Cegah Penyebaran Covid, ART Yang Balik Mudik Kudu Dikarantina

Kira-kira, mana yang sebaiknya dipilih?

Bila kita memilih melakukan tes Covid dengan swab test PCR, Ning menyarankan agar tes tersebut dilakukan 3-5 hari setelah ART balik mudik. Kalau hasilnya negatif, karantina tetap lanjut sampai hari ke-7.

Tapi bila hasilnya positif, segera konsultasi ke dokter. Perlakukan seperti pasien terkonfirmasi. Isolasi wajib ditambah minimal 10 hari.

Bila kita memilih swab test antigen, sebaiknya dilakukan 2 hari setelah balik. Kalau hasilnya negatif, tetap lanjutkan karantina dan ulang pemeriksaan swab 5 hari setelahnya. Bisa swab test antigen atau PCR.

Berita Terkait : Ratusan Pemudik Kembali Ke Jakarta Positif Corona

"Kalau hasilnya negatif, karantina selesai.Tapi kalau hasilnya positif, segera konsultasi ke dokter. Perlakukan seperti pasien Covid terkonfirmasi. Isolasi ditambah minimal 10 hari. Tapi ingat, akurasi antigen/PCR lebih rendah dibanding PCR," jelas Ning via laman Instagramnya.

Bagaimana bila sebelum balik sudah melakukan tes antigen, dan hasilnya negatif atau non reaktif?

"Sekalipun hasilnya negatif, karantina tetap harus dilakukan. Pemeriksaan swab test antigen/PCR bisa dilakukan 5 hari kemudian. Kalau hasilnya negatif, karantina selesai," papar Ning.

Dokter yang aktif memberikan edukasi kesehatan di media sosial ini  juga menyarankan, agar tetap memakai maske. Protokol kesehatan lainnya, tak boleh kendor.

Berita Terkait : Pelaku Perjalanan Wajib Bawa Hasil Tes Negatif Virus Corona

"Jaga jarak dengan orang rentan sampai hari ke-14. Langsung swab test antigen/PCR kapan saja, bila gejala muncul dalam 14 hari," tuturnya. [HES]