Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
- Perbaikan Selesai, Kondisi Jalan Lenteng Agung Sudah Normal dan Bisa Dilewati
- Persib Mulai Susun Persiapan Hadapi Musim 2026/2027
- OTT Pejabat Imigrasi Jakbar, KPK Sita Mobil, Valas, Hingga Emas
- Erling Haaland Bisa Bawa Norwegia Bersaing di Piala Dunia 2026
- Davide Ancelotti Latih Lille, Calvin Verdonk Hadapi Tantangan Baru
Walkot Arief Pantau Pembongkaran Rumah Di Maulana Hasanudin
Selasa, 16 November 2021 17:28 WIB
RM.id Rakyat Merdeka - Pemkot Tangerang membongkar rumah seluas 97 meter persegi, di Jalan Maulana Hasanudin, yang telah lama berdiri dengan menjorok ke tengah jalan. Pembongkaran dilakukan untuk memberikan pelayanan yang terbaik untuk masyarakat. Termasuk terkait kenyamanan dalam pelebaran jalan.
Pembongkaran ini disaksikan langsung Wali Kota Tangerang Arief R Wismansyah. “Alhamdulillah sudah ada keputusan, pemilik rumah sudah berbesar hati sepakat rumahnya dibongkar untuk kepentingan masyarakat umum," ujar Arief, di lokasi pembongkaran, Selasa (16/11).
Baca juga : PMI Dapat Bantuan Alat Penanganan Covid-19 Dari Belanda
Arief menerangkan, pembongkaran rumah ini ditujukan untuk kepentingan bersama. Untuk kenyamanan masyarakat Kota Tangerang yang melintas di Jalan Maulana Hasanudin.
"Dengan dibongkarnya rumah tersebut, kita doakan mudah-mudahan menjadi berkah untuk pemilik rumah dan keluarganya serta memberikan kenyamanan masyarakat dalam melakukan aktivitas yang menggunakan jalan ini," terang Arief.
Baca juga : Gandeng Baznas, PBNU Mau Bangun Rumah Sehat Di Jakarta Pusat
Soal ganti rugi, Arief menjelaskan, kesepakatan antara pemilik rumah dengan Pemerintah Kota Tangerang sudah dalam proses konsinyasi pengadilan. "Terkait ganti ruginya, sudah berproses di pengadilan. Sudah kita serahkan ke pengadilan. Mudah-mudahan bisa cepat selesai. Pembongkaran ini juga sudah mendapat izin dari pengadilan, jadi kita bongkar," jelas Arief.
Selain itu, Arief ungkapkan, Pos Jaga dan Gardu Stasiun Kereta Api Poris yang berdekatan dengan lokasi pembongkaran rumah akan dilakukan relokasi. “Untuk yang stasiun juga kita sudah komunikasi dengan pihak Kereta Api. Gardu Kereta Api nanti bakal mundur agar bisa lebih lebar jalannya. Kemungkinan di awal tahun pengerjaannya," pungkas Arief. [USU]
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya