Dewan Pers

Dark/Light Mode

Pemkot Tangerang Gelar Job Fair Tingkat Kelurahan, Pertama Di Indonesia

Jumat, 26 Nopember 2021 21:10 WIB
Wali Kota Tangerang Arief R Wismansyah (kanan) meninjau job fair tingkat kelurahan, di Kelurahan Poris Plawad Indah, Jumat (26/11). (Foto: Dok. Pemkot Tangerang)
Wali Kota Tangerang Arief R Wismansyah (kanan) meninjau job fair tingkat kelurahan, di Kelurahan Poris Plawad Indah, Jumat (26/11). (Foto: Dok. Pemkot Tangerang)

RM.id  Rakyat Merdeka - Pemkot Tangerang menggelar job fair tingkat kelurahan dalam masa pandemi sebagai solusi dalam membantu warga mendapat pekerjaan. Job fair tingkat kelurahan ini merupakan yang pertama di Indonesia.

Ini merupakan kelanjutan langkah Pemkot Tangerang dalam memperluas kesempatan kerja bagi masyarakat. Sebelumnya, Pemkot Tangerang menggelar virtual job fair tingkat kota.

Berita Terkait : Pemkot Tangerang Terus Upayakan Peningkatan Kesejahteraan Guru

Wali Kota Tangerang Arief R Wismansyah bersama Wakil Wali Kota Sachrudin meninjau gelaran job fair tingkat kelurahan ini, yang dimulai di Kelurahan Poris Plawad Indah, Jumat (26/11). "Ini menjadi komitmen nyata dari kami Pemerintah Kota Tangerang untuk bisa memperluas kesempatan kerja untuk warga Kota Tangerang dan tentunya mendekatkan pelayanan publik ke masyarakat," ucap Arief.

Arief menyatakan, pandemi Covid-19 berdampak luar biasa kepada dunia usaha. Banyak perusahaan yang harus berhemat, mengurangi ongkos produksinya, dan merumahkan sejumlah pekerja. Kondisi ini membuat jumlah pengangguran meningkat. Termasuk di Kota Tangerang.

Berita Terkait : Penanganan Corona Di Indonesia Diakui Uni Eropa

"Menurut data dari BPS (Badan Pusat Statistik) tingkat pengangguran terbuka di Kota Tangerang mencapai 103.357 jiwa, yang semula 97.344 jiwa. Ada kenaikan sebesar 0,44 persen. Kenaikan ini dampak dari karyawan yang di-PHK mencapai 9.516 jiwa, di luar lulusan SLTA yang belum bekerja atau tidak melanjutkan sekolah," terang Arief.

Namun, lanjut Arief, kenaikan angka pengangguran tersebut tidak separah pada 2019-2020 yang sebesar 1,49 persen. Hal ini menunjukan tren positif lantaran tingkat pengangguran terbuka perlahan menurun. "Kita berharap bahwa angka penurunan ini mulai menunjukan tren menuju arah pemulihan ekonomi," terang Arief.

Berita Terkait : Pemanfaatan EBT Mampu Tingatkan Perekonomian Indonesia

Arief menambahkan, selain menggelar job fair, Pemkot Tangerang, melalui Balai Latihan Kerja, telah menggelar pelatihan-pelatihan bagi masyarakat Kota Tangerang agar memiliki keahlian dan skill yang diperlukan untuk bekerja atau berwirausaha. Di 2021, Pemkot Tangerang telah melatih 350 peserta dengan berbagai kompetensi yang linier dengan kebutuhan industri.

Arief menerangkan, berkat upaya Pemkot Tangerang bersama dunia usaha dan pelaku pendidikan, meskipun angka pengangguran mengalami kenaikan, akan tetapi jumlah penduduk Kota Tangerang yang bekerja mengalami kenaikan. "Tahun 2020, yang bekerja sebanyak 1.030.255 orang. Tahun ini menjadi 1.038.183 orang. Ada kenaikan hampir 8.000 orang yang sudah bekerja," terang Arief. [USU]