Dark/Light Mode

Libur Lebaran Usai

Bupati Bogor Khawatir Warganya Bawa Teman dari Kampung

Sabtu, 8 Juni 2019 11:45 WIB
Bupati Bogor Ade Yasin. (Foto: Istimewa).
Bupati Bogor Ade Yasin. (Foto: Istimewa).

RM.id  Rakyat Merdeka - Usai arus mudik dan balik Idul Fitri 1440 H, Bupati Bogor, Jawa Barat, Ade Yasin mengkhawatirkan para pendatang baru usai arus mudik yang akan menambah jumlah pengangguran di Kabupaten Bogor. Hal ini yang membuat bupati melarang para pemudik sepulangnya ke Bogor membawa pendatang baru.

"Pesan saya, ketika pulang mudik, jangan menambah pengangguran di Kabupaten Bogor. Artinya jangan bawa orang ke sini, sehingga menambah pengangguran," ujarnya seperti yang diterima kantor berita Antara.

Baca juga : Habis Libur Lebaran, Persib Siapkan Buat Tempur di Liga 1

 Meski begitu, ia tak melarang siapa pun yang hendak membawa sanak saudara ke Bogor untuk sekadar tinggal sementara, dengan catatan melapor pada RT ataupun RW setempat satu kali 24 jam.

"Kalau bawa saudara untuk sekadar tinggal sementara tidak apa-apa. Menginap harus lapor ke pak RT, pak RW satu kali 24 jam, supaya kita bisa menjaga keamanan di lingkungan kita," ujarnya.

Baca juga : H-1 Lebaran, Jalur Puncak-Bogor Ramai Lancar

Berdasarkan data dari Badan Pusat Statistik (BPS) Kabupaten Bogor, pada tahun 2017 ada sebanyak 248.368 pengangguran. Jumlah tersebut meningkat dari tahun 2015 sebanyak 231.854 pengangguran.

Sedangkan jumlah penduduk Kabupaten Bogor juga cenderung padat, tercatat pada tahun 2017 sebanyak 5.715.009 jiwa. Jumlah tersebut jauh meningkat dari tahun 2015 sebanyak 4.771.932 jiwa. [SRI]

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.