Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
- Resmi Jadi WNI, Mitchell Baker Siap Perkuat Timnas Indonesia
- Inggris Vs Argentina, Duel Mental Juara Menuju Final Piala Dunia 2026
- 3 Pemimpin Dunia Berkunjung Dalam Sepekan, Qodari: Bukti RI Makin Dipercaya
- Pelita Harapan Group Perluas Jaringan Ekosistem Pendidikan Di Bandung
- Purbaya: Rating BBB Dari S&P Buktikan Sentimen Negatif RI Tak Terbukti
RM.id Rakyat Merdeka - Muhammadiyah Disaster Management Center (MDMC) menyikapi kejadian gempa 6,9 SR yang disusul peringatan dini tsunami. MDMC Banten menyiagakan personel dan mengimbau masyarakat menjauh wilayah pantai.
Ketua MDMC Banten, Bambang, menyampaikan bahwa pihaknya sudah berkomunikasi dengan Kepala Desa Cigorondong, Kecamatan Sumur, Banten, terkait gempa itu. Dari informasi yang disampaikan Kepala Desa Cigorondong, warga yang mukim di daerah pantai sekitar Sumur telah mengungsi. Hal ini berkaitan dengan pengalaman tsunami pada Desember 2018.
Baca juga : Pasca Gempa Banten, 7 Rumah di Cianjur dan Bandung Barat Rusak Berat
Dalam laporannya, Bambang menyampaikan bahwa air laut daerah Sumur sampai dengan pukul 20:00 WIB masih aman. “Tak ada tanda-tanda air naik,” ucapnya, dalam keterangan yang diterima redaksi, Jumat malam (2/8).
Ketua MDMC PP Muhammadiyah, Budi Setiawan, terus mengimbau masyarakat agar tetap tenang. Masyarakat juga diimbau menyimak informasi resmi dari pemerintah dan tidak mudah percaya pada berita hoaks.
Baca juga : Peringatan Tsunami Gempa Banten Berakhir
Saat ini, BMKG juga telah mencabut peringatan dini tsunami itu. Meski demikian, MDMC Banten tetap bersiaga dan menyiapkan personel di bawah koordinasi Siti Noviyanti. [USU]
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya