Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
- Zaskia Adya Mecca, Turun Langsung Padamkan Karhutla
- Menperin: Pendidikan Vokasi Kunci Cetak SDM Industri Unggul
- Nawakara Edukasikan Generasi Muda Soal Keamanan Hingga Kepedulian Lingkungan
- BRI Peduli Salurkan 270 Unit Mesin Pompa Air Bantu Kendalikan Api di Kalimantan
- Pemprov DKI Siapkan 11 Rusun dalam APBD 2027, Rorotan dan Marunda Prioritas
RM.id Rakyat Merdeka - Gunung Agung di Kecamatan Rendang, Kabupaten Karangasem, Bali mengalami erupsi pada Minggu (30/12) dinihari pukul 04.09 WITA. Namun, tinggi kolom abu tidak teramati. Info Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) Kementerian Energi dan Sumberdaya Mineral (ESDM) menyebutkan, erupsi ini terekam di seismogram dengan amplitudo maksimum 22 mm dan durasi ± 3 menit 8 detik.
Baca juga : Sopir Taksol Sambut Baik Permenhub
Saat ini, gunung tertinggi di pulau Bali itu dinyatakan berstatus Level III siaga. Terkait hal tersebut, masyarakat sekitar, pendaki/pengunjung ataupun wisatawan diminta untuk tidak berada, tidak melakukan pendakian, dan tidak melakukan aktivitas apa pun di Zona Perkiraan Bahaya.
Baca juga : Amankan Malam Tahun Baru, Polda Metro Jaya Kerahkan 20.000 Personel
Seluruh area dalam radius 4 km dari Kawah Puncak Gunung Agung, dinyatakan berbahaya. Masyarakat yang bermukim dan beraktivitas di sekitar aliran sungai yang berhulu di Gunung Agung agar mewaspadai potensi ancaman bahaya sekunder, berupa aliran lahar hujan yang dapat terjadi. Terutama, pada musim hujan dan jika material erupsi masih terpapar di area puncak. Area landaan aliran lahar hujan, mengikuti aliran-aliran sungai yang berhulu di gunung berketinggian 3.031 m tersebut. [HES]
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya