Dark/Light Mode

Akhir-akhir Ini Puncak Bogor Sering Macet, Ternyata Ini Penyebabnya

Kamis, 4 Juli 2024 12:04 WIB
KBO Satlantas Polres Bogor, Iptu Ardian Novianto. (Foto: Ist)
KBO Satlantas Polres Bogor, Iptu Ardian Novianto. (Foto: Ist)

RM.id  Rakyat Merdeka - Kondisi arus lalu lintas di Jalur Puncak, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, hari-hari ini mengalami kepadatan. Volume kendaraan dari arah Jakarta menuju Puncak mengalami peningkatan yang cukup signifikan. 

Kepala Urusan pembinaan Operasi (KBO) Satlantas Polres Bogor, Iptu Ardian Novianto membeberkan penyebab terjadinya kepadatan di jalur Puncak. Kata Iptu Ardian, musim libur sekolah menjadi penyebab utama terjadinya kemacetan di jalur puncak.

Baca juga : Atap Bandara Indira Gandhi India Roboh, 1 Tewas 8 Terluka, 10 Penerbangan Batal

"Untuk kepadatan Puncak memang masih didominasi lonjakan arus saat masuk masa libur sekolah," kata Iptu Ardian saat dihubungi, Kamis (4/6/2024).

Masyarakat sekitar Jabodetabek memanfaatkan libur sekolah dengan melakukan wisata ke Puncak. "Dilihat dari jumlah volume kendaraan yang meningkat dibandingkan dengan hari weekdays, sebelum masa libur sekolah," tambah Ardian. 

Baca juga : Hari Ini Puncak Haji, Seluruh Jemaah Bersiap Laksanakan Wukuf di Arafah

Menyoal keberadaan alat berat untuk mengangkut puing-puing bangunan liar yang ditertibkan Pemerintah Daerah Bogor, Ardian mengaku hal itu bukan menjadi penyebab kemacetan di Puncak. Mengingat, lokasinya jauh dari titik rawan macet seperti Pasar Cisarua, Simpang Megamendung, Simpang Jalan Hankam, dan Simpang Pasirmuncang. 

"Untuk dampak dari penertiban bangunan liar oleh Pemda Kabupaten Bogor tidak ada dengan kepadatan yang terjadi saat ini," sebut dia. 

Baca juga : DPR Khawatir Starlink Ancam Operator Seluler dan Internet Indonesia

Kendati demikian, dia mengaku saat ini Satlantas Polres Bogor belum menerapkan sistem satu arah untuk kawasan Puncak. "Untuk hari weekdays belum bisa dilaksanakan one way (satu arah) dikarenakan harus dengan personel yang cukup, dan aktivitas rutin masyarakat sekitar Cisarua tidak terganggu," pungkas Iptu Ardian. 

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.