Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
- Perbaikan Selesai, Kondisi Jalan Lenteng Agung Sudah Normal dan Bisa Dilewati
- Persib Mulai Susun Persiapan Hadapi Musim 2026/2027
- OTT Pejabat Imigrasi Jakbar, KPK Sita Mobil, Valas, Hingga Emas
- Erling Haaland Bisa Bawa Norwegia Bersaing di Piala Dunia 2026
- Davide Ancelotti Latih Lille, Calvin Verdonk Hadapi Tantangan Baru
Didukung Pemkot, Jumlah Pendonor Darah Di PMI Tangsel Melonjak
Jumat, 2 Agustus 2024 09:39 WIB
RM.id Rakyat Merdeka - Selama sepekan, jumlah pendonor darah di Palang Merah Indonesia (PMI) Kota Tangerang Selatan (Tangsel) mencapai 500 hingga 700 orang. Kepala Unit Donor Darah (UDD) PMI Kota Tangerang Selatan, Suhara Manullang, mengatakan bahwa rata-rata ada 50 pendonor yang datang setiap hari. Jumlah ini bisa dua kali lipat lebih besar pada hari libur.
“Kalau saya kalkulasikan sepekan, pada hari kerja dan libur, pendonor bisa mencapai hingga 700 orang,” kata Suhara di kawasan Serpong, Tangerang Selatan, Jumat (2/8/2024).
Peningkatan jumlah pendonor ini bukan tanpa alasan. Menurut Suhara, Pemerintah Kota Tangsel turut membantu dengan memberikan hibah berupa barang dan uang. Hal ini memungkinkan PMI untuk membenahi dan melengkapi sarana dan prasarana markas mereka.
Baca juga : Gabung Persib, Follower IG Bek Franca Langsung Melonjak
“Karena tempat nyaman, pendonor akhirnya sering datang ke markas PMI,” ujar Suhara.
Lebih lanjut, Suhara menjelaskan bahwa peningkatan pendonor juga berkat program Pemerintah Kota Tangsel yang menggratiskan biaya kantong darah bagi warganya, sesuai dengan Peraturan Wali Kota Nomor 14 Tahun 2017 tentang biaya pengganti pengolahan darah. Bantuan tersebut sangat membantu pasien dan rumah sakit dalam pembiayaan pengolahan darah.
“Di dalam pengolahan darah ada biaya pengolahannya, kami bersyukur di Tangsel, Pemkot sangat membantu terselenggaranya pengolahan darah tersebut,” ungkapnya.
Baca juga : Judoka Irak Dilarang Tanding
PMI juga rutin menggelar donor darah di lingkungan Pemerintah Kota Tangsel. “Pak Wali Kota (Benyamin Davnie) juga menginstruksikan dinas-dinas secara rutin mengadakan donor darah. Kami yang datang secara mobile atau mengerahkan mobil unit untuk terselenggaranya donor darah,” ujar Suhara. Rutin mengadakan donor darah di lingkungan pemerintah memastikan ketersediaan darah di PMI Tangsel selalu terjaga.
Pada kesempatan berbeda, Dimas, seorang karyawan swasta, mengatakan bahwa pelayanan di PMI Tangsel sangat cepat. Menurutnya, PMI Tangsel selalu mengutamakan pasien yang sangat membutuhkan darah.
"Setiap datang ke PMI Tangsel selalu dilayani dengan ramah. Ketika urgent butuh darah, kita benar-benar ditangani dengan cepat tanpa dipersulit," pungkasnya.
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya