Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
Sebelumnya
Dengan fasilitas yang mumpuni, diyakini Khoirudin, dapat mendukung proses belajar mengajar. Sehingga diharapkan lahir generasi-generasi muda berkualitas.
Selain itu, dia juga mengusulkan agar honor guru di sekolah negeri dan swasta tidak dibedakan. Pasalnya, dia menemukan banyak guru swasta mengeluhkan honor yang diterima jauh Upah Minimum Provinsi (UMP). Bahkan terdapat guru yang hanya menerima honor sekitar Rp 2-3 juta.
“Bagai antara langit dan sumur. Paling tidak, kita ingin ada kenaikan honor guru,” tuturnya.
Baca juga : Persaingan Barca Dan Madrid Mulai Panas, Lewandowski Menyala
Penjabat (Pj) Gubernur DKI Jakarta Heru Budi Hartono mengatakan, ada sejumlah program prioritas yang akan ditetapkan dalam penyusunan APBD 2025.
Program pertama, terkait penanganan banjir. Menurut Heru, Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta bakal mengalokasikan anggaran untuk pembangunan tanggul laut atau giant sea wall dan tanggul pantai.
“Kemudian program pengentaskan kemiskinan, ketahanan di dalam ekonomi global berbasis Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM),” kata Heru.
Baca juga : Awas, Mega-Bukilic Berbahaya
Selanjutnya, program penanganan kemacetan. Menurutnya, kemacetan masih menjadi persoalan yang hingga saat ini masih mendera Jakarta.
Heru menyebut, Pemprov DKI Jakarta juga akan fokus pada beberapa program prioritas lainnya guna mewujudkan Jakarta sebagai kota global usai tak lagi berstatus sebagai Ibu Kota Nusantara.
Artikel ini tayang di Rakyat Merdeka Cetak edisi Selasa, 8 Oktober 2024 dengan judul APBD Fokus Atasi Macet, Banjir Dan Pengangguran
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya