Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
Jumlahnya Capai Ratusan Ribu Di Jakarta
Banyak Perempuan Alami Kekerasan Fisik Dan Seksual
Minggu, 8 Desember 2024 06:50 WIB
Sebelumnya
Untuk itu, Rany mendorong Pempov DKI memberikan pemahaman kepada masyarakat agar bisa saling membantu dan memberikan dukungan kepada para korban.
“Kita harus bersama-sama membantu korban mendapatkan hak perlindungan dengan membantu melaporkan kepada pihak yang berwenang,” tandasnya.
Analis gender dari Universitas Jenderal Soedirman di Jawa Tengah, Tyas Retno Wulan mengatakan, penurunan jumlah kasus kekerasan terhadap perempuan bukan berarti kabar yang menggembirakan. Karena realitasnya justru terjadi eskalasi kekerasan pada perempuan.
Baca juga : Mega-Bukilic Terus Menyala
Menurut Tyas, selama patriarki masih menjadi bercokol di tengah masyarakat Indonesia, maka kekerasan pada perempuan masih banyak yang tidak dilaporkan.
“Masih ada anggapan di masyarakat, jika pelakunya orang dekat maka tidak usah dilaporkan. Karena untuk menjaga marwah keluarga,” ujar dia.
Peneliti gender Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) Kurniawati Hastuti Dewi mengatakan, dari data laporan baru, membuka fakta bahwa ada bentuk kekerasan baru difasilitasi teknologi.
Baca juga : The Blues Siap Tempur
“Ini harus mendapat perhatian. Apalagi banyak menimpa perempuan muda,” ujar Dewi.
Menurut Dewi, kehadiran Undang-Undang (UU) Tindak Pidana Kekerasan Seksual (TPKS) memberikan efek psikologis dan hukum yang turut membantu agar kekerasan terhadap perempuan dapat ditekan.
“Makin banyak kasus kekerasan seksual yang dilaporkan dan ditangani dengan Undang-Undang TPKS. Artinya aturan ini makin efektif menjerat para pelaku dan memberikan kepastian perlindungan kepada korban,” jelas dia.
Baca juga : Di Tengah Banjir, Jaksa Tangkap Pelaksana Proyek
Artikel ini tayang di Rakyat Merdeka Cetak edisi Minggu, 8 Desember 2024 dengan judul Jumlahnya Capai Ratusan Ribu Di Jakarta, Banyak Perempuan Alami Kekerasan Fisik Dan Seksual
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya