Dark/Light Mode

Kerja Sama Jakarta Dengan Internasional Kian Optimal

Kamis, 19 Desember 2024 21:35 WIB
Foto: Ist.
Foto: Ist.

RM.id  Rakyat Merdeka - Kerja sama Jakarta dengan berbagai negara kian dimaksimalkan. Kepala Biro Kerja Sama Daerah Setda Provinsi DKI Jakarta, Marulina Dewi mengatakan, untuk tahun 2024 sampai di penghujung tahun kerja sama luar negeri Jakarta telah memiliki 22 Sister City.

Langkah ini penting untuk menguatkan posisinya menuju kota global yang maju.

“Di tahun 2024 akan bertambah lagi artinya untuk tahun 2024 ada 23 kerja sama internasional yang telah dilakukan oleh DKI Jakarta,” ujarnya saat membuka Forum Diskusi Kaleidoskop Kerja Sama Jakarta 2024, di Jakarta, Kamis (19/12/2024).

Sekilas info, sister city adalah kerja sama antara daerah di dalam negeri dengan daerah di luar negeri yang memiliki kedudukan sama.

Baca juga : Tips Tetap Sehat Saat Musim Hujan, Hindari Penyakit Dengan Cara Yang Tepat

Tujuannya adalah untuk menjalin hubungan budaya dan kontak sosial antar masyarakat.

Jakarta memiliki banyak kota sister city, di antaranya Jeddah, Seoul, Islamabad, Rotterdam, Tokyo, Los Angeles, Casablanca, Arkansas, Berlin dan lainnya.

Kerja sama itu dioptimalkan karena memberikan beragam manfaat. Salah satunya program peningkatan kapasitas ASN DKI Jakarta dalam penanggulangan banjir dan restorasi sungai di Jakarta.

“Sampai akhir 2024 ini kami mengirimkan 100 lulusan ASN yang telah belajar di Rotterdam lalu kemudian ada juga kerjasama dengan Pemerintah New York dan sebagainya,” paparnya.

Baca juga : Kemenperin Kenalkan Jakarta Industrial Digital Parkway

Kerja sama juga dilakukan di dalam negeri selama tahun 2024 dengan total 102 naskah kerja sama.

"Ini semua untuk mendorong layanan publik di Pemprov DKI dan percepatan pembangunan kota Jakarta," pungkasnya.

Dalam acara itu Penjabat (Pj) Gubernur DKI Jakarta, Teguh Setyabudi mengapresiasi pencapaian ini dan menekankan pentingnya kolaborasi dalam transformasi Jakarta menjadi kota global.

“Era sekarang adalah era kolaborasi. Dengan kepindahan ibu kota negara ke IKN, Jakarta akan naik kelas sebagai kota global yang diperhitungkan," katanya.

Baca juga : Imigrasi Tingkatkan Inovasi Hingga Tertibkan Bule Gila

Dalam rangka mendukung visi tersebut, Pemprov DKI Jakarta menyusun Grand Design Kerja Sama 2025-2045, yang mengintegrasikan berbagai dokumen strategis seperti RPJMD dan RTRW.

Grand Design ini diharapkan menjadi peta jalan untuk memastikan keberlanjutan kolaborasi yang telah dibangun.

Adapun dalam panel diskusi diisi narasumber Penasihat Khusus Presiden Bidang Ekonomi dan Pembangunan Nasional Bambang Brodjonegoro, Staf Ahli Bidang Sosial, Budaya dan Pembangunan Manusia Heru Subolo, dan Direktur Regional I Bappenas Abdul Malik Sadat Idris.

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.