Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
Belum Dianggarkan Pemprov Jakarta
Program Sekolah Swasta Gratis Terkendala Perda
Minggu, 29 Desember 2024 06:50 WIB
Sebelumnya
Sasar Masyarakat Yang Tidak Mampu
Wakil Ketua DPRD Provinsi DKI Jakarta Ima Mahdiah menegaskan, Program Sekolah Gratis di sekolah negeri maupun swasta lebih menyasar kepada masyarakat tak mampu. Program tersebut melibatkan ribuan sekolah swasta di Jakarta, sehingga tidak ada alasan lagi anak-anak putus sekolah akibat orang tua tak punya biaya.
“Tahun 2025 itu kita mencoba untuk sekolah gratis swasta,” ujar Ima.
Baca juga : AC Milan Vs AS Roma, Rossoneri Tetap Dijagokan
Program Sekolah Gratis diusulkan karena banyak siswa yang gagal masuk sekolah negeri, dampak sistem zonasi hingga batasan usia. Banyak anak-anak Jakarta masuk ke sekolah swasta dengan beban biaya dan tidak menerima Kartu Jakarta Pintar (KJP).
Hal itu berdampak dengan maraknya siswa tidak mampu menunggak pelunasan biaya sekolah. Ada yang putus sekolah. Ada pula yang ijazahnya tertahan.
“Yang seperti ini yang harus kita ubah,” tegas Ima.
Baca juga : Kalahkan Suns Di Laga NBA, Mavericks Tetap Bertaji
Persoalan lain, sambung Ima, penyaluran KJP tidak tepat sasaran. Penggunaan KJP bukan untuk keperluan sekolah.
“Kita harus tarik ke belakang dulu kenapa kita mau mengusulkan sekolah gratis,” tambah dia.
Ima mengungkapkan, program sekolah swasta gratis sudah dikaji selama dua tahun terakhir.
Baca juga : Putusan Harvey Moeis Kecewakan Jaksa
Sekolah yang disasar dalam program itu berada di wilayah padat penduduk dan warga yang kesulitan ekonomi serta ada orang tidak mampu yang sekolah di tempat tersebut, menjadi prioritas.
Sementara, Sekretaris Daerah DKI Jakarta Marullah Matali memastikan perencanaan program pendidikan gratis secara khusus akan mulai dibahas pada Januari 2025. Hal itu sesuai dengan kesepakatan antara DPRD dengan Pemprov. [RAA]
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya