Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
- Perbaikan Selesai, Kondisi Jalan Lenteng Agung Sudah Normal dan Bisa Dilewati
- Persib Mulai Susun Persiapan Hadapi Musim 2026/2027
- OTT Pejabat Imigrasi Jakbar, KPK Sita Mobil, Valas, Hingga Emas
- Erling Haaland Bisa Bawa Norwegia Bersaing di Piala Dunia 2026
- Davide Ancelotti Latih Lille, Calvin Verdonk Hadapi Tantangan Baru
Bakal Jadi Yang Terbesar Di Dunia
RDF Plant Rorotan Siap Beroperasi Tahun Ini
Jumat, 14 Februari 2025 07:25 WIB
Sebelumnya
“Dengan teknologi ini, RDF Plant Jakarta tidak hanya menjadi fasilitas (pengolahan sampah) terbesar di dunia, tapi juga menjadi role model dalam pengelolaan sampah berkelanjutan,” cetusnya.
Selain membantu mengurangi dampak lingkungan, lanjut dia, RDF Plant juga mampu menghasilkan bahan bakar alternatif yang dapat dimanfaatkan oleh industri semen dan pembangkit listrik.
Meski begitu, Asep menekankan, keberhasilan RDF Plant Jakarta sangat bergantung pada kolaborasi dan komitmen berbagai pihak, termasuk Pemerintah Daerah, industri, dan masyarakat.
Baca juga : Mind ID Sukses Buktikan Hilirisasi Berjalan Baik
“Kami berharap, ada sinergi yang kuat antara Pemerintah, sektor swasta, dan masyarakat dalam menjaga keberlanjutan RDF Plant. Jika model ini berhasil diterapkan secara luas, pengelolaan sampah di Indonesia bisa semakin maju dan tidak lagi bergantung pada sistem pembuangan konvensional,” jelasnya.
Project Manager Pembangunan RDF Plant Jakarta KSO Wika Jaya Konstruksi Angga Bagus mengatakan, intaslasi RDF Plant menimbulkan sedikit insiden, yakni bau yang menyebar ke area masyarakat dalam uji coba yang dilakukan pihaknya.
Menurut dia, masalah itu terjadi karena proses pengaturan (set up) unit Advanced Oxidation Process (AOP) pada deodorizer yang saat itu belum beroperasi penuh.
Baca juga : Airlangga Ajak Pengusaha Investasi Di Sektor Digital
“Kami sampaikan permohonan maaf atas kejadian tersebut. Saat ini, seluruh sistem telah berjalan sempurna dan siap beroperasi secara optimal. Ke depan, kami memastikan, kejadian itu tidak akan terulang. Seluruh sistem pengendalian bau sudah disempurnakan dan siap beroperasi optimal, memastikan RDF Plant berjalan tanpa dampak negatif bagi masyarakat sekitar,” jelas Angga.
Di media sosial X, banyak netizen iri dengan kehadiran RDF Plant di Jakarta. Mereka berharap instalasi pengolah sampah serupa juga hadir di daerah mereka.
“Di Kota Bandung nggak bisa ada RTF? Masa kita mau ngandelin TPA terus gitu? Pas TPA-nya penuh atau trouble, sampahnya numpuk lagi, bau kemana-mana, dan merusak lingkungan,” cuit akun @ceriwitsinengs.
Baca juga : 9 Taman Diawasi CCTV Dan Petugas Keamanan
“Usul Pak Wali Kota Depok terpilih, sampah warga kita juga diolah pakai RDF aja. Biar nggak ada lagi aksi protes buang sampah depan Kantor Wali Kota,” timpal akun @devvitayulani2828.
“Jakarta ada political will sih, dulu ada rencana ITF, sekarang diganti jadi RDF, dan sudah hampir jadi. Kalau di daerah lain, baru wacana dan wacana. Harga lahannya keburu dimainin mafia tanah, belum dipalak ama or*as,” keluh akun @lordahmadsyihan.
“Gubernur Jakarta terdahulu kenapa tidak berani ambil keputusan seperti ini sih. Harusnya sampah semua pasar di Jakarta bisa diolah jadi RDF dan pedagang didorong untuk disiplin dalam memilah sampah,” tulis akun @dwyt_farm. [SSL]
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya