Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
Penuhi Janji, Pram-Rano Gratiskan Transportasi Umum Untuk 15 Golongan Warga
Rabu, 26 Februari 2025 15:41 WIB
RM.id Rakyat Merdeka - Wakil Gubernur DKI Jakarta Rano Karno menegaskan komitmen merealisasikan janji kampanye dengan menggratiskan tarif Lintas Raya Terpadu (LRT) dan Mass Rapid Transit (MRT) bagi 15 golongan masyarakat. Program ini direncanakan akan dilaksanakan dalam 100 hari pertama masa pemerintahan Gubernur dan Wakil Gubernur DKI Jakarta yang baru.
Rano mengungkapkan, ada 15 golongan masyarakat yang akan menikmati fasilitas tarif gratis untuk LRT dan MRT. Golongan tersebut antara lain pegawai negeri sipil Pemerintah Provinsi DKI Jakarta, tenaga kontrak di Pemprov DKI Jakarta, serta pemilik Kartu Jakarta Pintar (KJP).
Selain itu, karyawan swasta yang digaji sesuai dengan Upah Minimum Provinsi (UMP) melalui Bank DKI, penghuni rumah susun sederhana sewa (rusunawa), serta tim penggerak pemberdayaan dan kesejahteraan juga akan mendapatkan manfaat ini.
Baca juga : Wara-wiri Naik MRT Dan Tije, Rano Optimistis Transportasi Umum Makin Menyala
Golongan lainnya yang berhak atas tarif gratis ini adalah lansia, penyandang disabilitas, anggota veteran Republik Indonesia, penerima program Raskin (beras untuk keluarga miskin), penduduk dengan KTP Kepulauan Seribu, marbut, pendidik dan tenaga pendidik Anak Usia Dini (PAUD), Larva Monitor, serta anggota TNI dan Polri.
"Misalnya lansia, disabilitas, pemegang KJP, keluarga TNI, ABRI, Polisi, Polri, semuanya termasuk dalam 15 golongan yang berhak menggunakan tarif gratis," ujar Rano Karno saat ditemui di Halte Bunderan HI, Jakarta Pusat, Selasa (25/2/2025).
Program ini bertujuan untuk meringankan beban masyarakat dalam mobilitas sehari-hari, terutama bagi golongan yang tergolong kurang mampu. Dengan penggratisan tarif LRT dan MRT, Rano Karno berharap masyarakat dapat lebih mudah mengakses transportasi publik tanpa harus terbebani dengan biaya, terutama bagi mereka yang tinggal di luar Jakarta namun bekerja atau beraktivitas di ibu kota.
Baca juga : Wali Kota Tangerang: Retreat Tingkatkan Kolaborasi Pusat Dan Daerah
Rano Karno menyebutkan bahwa program ini akan segera direalisasikan dalam waktu dekat, dengan target pelaksanaan dalam 100 hari pertama masa pemerintahan. Saat ini, program tersebut masih dalam tahap persiapan dan diharapkan dapat segera diumumkan lebih lanjut.
"Ya segera kami sedang persiapkan, karena itu bagian dari program 100 hari," tambahnya.
Penggratisan tarif ini merupakan salah satu langkah strategis dalam meningkatkan penggunaan transportasi publik di Jakarta. Dengan menambah jumlah pengguna transportasi umum seperti LRT dan MRT, Pemprov DKI Jakarta berharap dapat mengurangi jumlah kendaraan pribadi yang melintas di jalan-jalan utama, mengurangi kemacetan, dan menciptakan lingkungan yang lebih ramah lingkungan.
Baca juga : Tinjau Kali Krukut, Wagub Rano Fokus Pengerukan Saluran Air Untuk Kurangi Banjir
"Selain itu, kami juga berencana memperluas jaringan transportasi publik, seperti TransJakarta, untuk menghubungkan wilayah-wilayah di sekitar Jakarta seperti Bekasi, Depok, dan Tangerang, agar masyarakat tidak perlu menggunakan kendaraan pribadi," jelas Rano.
Saat ini, pihak Pemprov DKI Jakarta sedang melakukan persiapan untuk mewujudkan program ini, termasuk memetakan golongan yang berhak, serta memastikan fasilitas dan operasional LRT dan MRT siap mendukung peningkatan jumlah penumpang. Diharapkan, dengan kebijakan ini, semakin banyak masyarakat yang beralih menggunakan transportasi umum, yang dapat mengurangi kemacetan dan menciptakan Jakarta yang lebih hijau.
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya