Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
Tekan Tingginya Angka Pengangguran Di Jakarta
Job Fair Dan BUMD Bisa Serap Tenaga Kerja
Senin, 3 Maret 2025 06:50 WIB
Sebelumnya
“Orang yang masih menganggur di kelurahan, tingkat RT/RW, akan kami latih dengan keterampilan khusus. Intinya, kami datang langsung ke masyarakat,” ujarnya.
Setiap sesi pelatihan di MTU melibatkan sebanyak 10 peserta dari wilayah tertentu. Pelatihan ini dijadwalkan secara rutin di seluruh kelurahan Jakarta, dengan fokus pada daerah-daerah yang tergolong miskin atau sulit menjangkau fasilitas pelatihan.
Melalui program ini, peserta akan mendapatkan pelatihan praktis dan sertifikat keterampilan resmi dari Badan Nasional Sertifikasi Profesi (BNSP). Sertifikat ini menjadi bekal penting bagi pencari kerja, karena perusahaan di Jakarta akan lebih mudah menerima lulusan yang sudah memiliki sertifikasi resmi.
Tidak hanya fokus pada penyerapan tenaga kerja, program ini juga mendorong warga Jakarta menjadi wirausaha mandiri. Pelatihan akan membantu peserta mengembangkan keterampilan yang dapat digunakan untuk membuka usaha sendiri, sehingga membantu mengentaskan kemiskinan sekaligus mengurangi angka pengangguran.
Baca juga : Sitha Marino, Kebelet Dinikahi Bastian
“Pemprov DKI Jakarta telah menjalin MoU dengan berbagai perusahaan di sektor perhotelan, perkantoran, dan industri lainnya. Begitu orang yang kita latih mendapatkan sertifikat, mereka bisa langsung diterima bekerja di perusahaan yang membutuhkan,” ungkap Hari.
Dengan adanya program-program ini, lanjut dia, Pemprov DKI Jakarta menunjukkan komitmen dalam membuka akses yang lebih luas bagi para pencari kerja, memberikan solusi nyata dalam mengatasi pengangguran. Sekaligus menyiapkan tenaga kerja yang lebih kompeten dan siap menghadapi tantangan global. Selain itu, program ini juga dirancang untuk mempersiapkan tenaga kerja yang ingin bekerja di luar negeri.
“Sebelum berangkat, kita bekali mereka dengan keterampilan khusus, bahasa, dan pelatihan lainnya agar saat bekerja di luar negeri, gaji dan pekerjaannya sesuai dengan harapan,” tandasnya.
Sementara, Ketua DPRD DKI Jakarta Khoirudin menegaskan, Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) DKI Jakarta memiliki peran strategis dalam penyerapan tenaga kerja. Karena itu, dia mendorong adanya kerja sama yang lebih erat antara BUMD dan Dinas Nakertransgi agar rekrutmen tenaga kerja lebih terkontrol dan memberikan manfaat maksimal bagi warga.
Baca juga : Dipastikan Erick, 47 BUMN Masuk Danantara
“Saat ini, Jakarta memiliki 23 BUMD, bahkan ada yang memiliki hingga tujuh anak perusahaan. Semua perusahaan ini tentu membutuhkan tenaga kerja,” kata Khoirudin.
Dia menegaskan, pasokan utama tenaga kerja bagi BUMD seharusnya berasal dari Dinas Nakertransgi. Dengan begitu, jumlah tenaga kerja yang terserap dapat terpantau dengan baik.
“Jangan sampai BUMD yang telah kita berikan modal justru merekrut tenaga kerja dari luar tanpa mengoptimalkan potensi yang ada di dalam,” ingatnya.
Koordinator Komisi C DPRD DKI Jakarta itu menyebut, BUMD di Jakarta berperan penting dalam menciptakan lapangan kerja di berbagai sektor, mulai dari transportasi, perbankan, hingga pengelolaan air dan masih banyak lagi. Jika koordinasi berjalan optimal, serapan tenaga kerja lokal bisa meningkat secara signifikan.
Baca juga : Target Kepala Daerah Dievaluasi Tahun Depan
“Mengurangi angka pengangguran, serta memastikan manfaat ekonomi dari BUMD benar-benar kembali ke masyarakat Jakarta,” pungkasnya. [DRS]
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya