Dark/Light Mode

Bang Doel Resmikan 4 TPS 3R

Jakarta Targetkan Bebas Sampah 2050

Senin, 24 Maret 2025 06:50 WIB
Wakil Gubernur DKI Jakarta Rano Karno menyampaikan sambutan dalam peresmian Tempat Pengolahan Sampah Reduce, Reuse, Recycle (TPS 3R) Semper di Cilincing, Jakarta Utara, Jumat (21/3/2025). (Foto: Instagram/h.ranokarno)
Wakil Gubernur DKI Jakarta Rano Karno menyampaikan sambutan dalam peresmian Tempat Pengolahan Sampah Reduce, Reuse, Recycle (TPS 3R) Semper di Cilincing, Jakarta Utara, Jumat (21/3/2025). (Foto: Instagram/h.ranokarno)

RM.id  Rakyat Merdeka - Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta terus berupaya mengejar target zero waste (bebas sampah) pada 2050. Teranyar, Pemprov meresmikan empat Tempat Pengolahan Sampah Reduce, Reuse dan Recycle (TPS 3R).

Selain meresmikan TPS 3R, Pemprov DKI mencanangkan pembentukan 870 bank sampah baru dan melakukan reaktivasi 852 bank sampah yang tidak aktif.

Peresmian itu dipimpin Wakil Gubernur (Wagub) DKI Jakarta Rano Karno di TPS 3R Semper, Jakarta Utara (Jakut), Jumat (21/3/2025).

Rano menyebut, upaya ini merupakan bagian dari Pem­prov DKI dalam meningkat­kan kesadaran dan keterlibatan masyarakat untuk mengurangi volume sampah dari rumah. Dengan mengedepankan prinsip 3R dan penguatan peran bank sampah, Rano mendorong masyarakat aktif dalam memilah dan mengelola sampah.

Baca juga : Jelang Indonesia Vs Bahrain, Tim Garuda Fokus Pulihkan Mental

“Masalah sampah tanggung jawab kita bersama. Kami mulai melakukan sosialisasi, bahwa kita semua harus memilah sampah dari rumah, sehingga kita bisa mengurangi sampah di TPA (Tempat Pembuangan Akhir),” terang Bang Doel, sapaan akrab Rano Karno.

Rano mengatakan, persoalan sampah merupakan problematika lama meski Jakarta telah memi­liki Tempat Pengelolaan Sampah Terpadu (TPST) Bantargebang. TPST ini diyakini ke depan tidak akan cukup menampung beban sampah Jakarta yang telah men­capai 8.000 ton per hari.

“Ini (TPS 3R) salah satu usaha kita bersama. Tentu semua harus berkorban. Kalau tidak, suatu saat kita akan tenggelam dengan sampah kita sendiri,” ujarnya.

Rano bersyukur empat TPS 3R yang dibangun sejak 2024 telah rampung. Kehadiran TPS 3R ini, diharapkan Rano, mam­pu mendorong penguatan peran bank sampah dan kepedulian masyarakat untuk memilah serta mengelola sampah dari rumah.

Baca juga : Sabalenka, Gauff Dan Osaka Tak Terbendung

Dia yakin, keterlibatan ma­syarakat dalam pengelolaan sam­pah efektif mengurangi produksi sampah Jakarta. Dengan begitu, Jakarta ke depan bisa berkem­bang menuju kota yang lebih hijau, sehat dan berkelanjutan.

Rano menjelaskan, selain men­dukung aspek lingkungan, penge­lolaan sampah berbasis ekonomi ini bisa memberikan manfaat bagi masyarakat.

Empat TPS 3R yang diresmi­kan Rano berlokasi di Semper, Sunter, Rawa Terate dan Bam­bu Larangan. Khusus TPS 3R Semper, jumlah sampah yang bisa diolah mencapai 25 ton per hari.

Kepala Dinas Lingkungan Hidup (LH) DKI Jakarta Asep Kuswanto mengungkapkan, se­jak 2022 hingga 2024, pihaknya telah membangun 17 TPS 3R di berbagai lokasi. Setiap TPS 3R mampu mengurangi sampah ke TPST Bantargebang sekitar 25 hingga 50 ton per hari.

Baca juga : Hujani Adam Kata Romantis

Hingga kini, dari 2.748 jumlah Rukun Warga (RW) di Jakarta, baru 1.878 RW yang memi­liki bank sampah dengan jum­lah mencapai 2.287 unit. Dan, dari 2.287 bank sampah yang sudah terbentuk, sebanyak 852 berstatus tidak aktif.

“Karena itu kita ingin melaku­kan reaktivasi bank sampah yang tidak aktif itu,” ujarnya.

Asep bilang, Dinas LH DKI mengolah sampah dari hulu, tengah, hingga hilir. Pada bagian hulu, pihaknya mendorong masyarakat untuk menggiatkan bank sampah.

“Sampah anorganik bisa masuk ke bank sampah untuk kemudian diolah masing-masing. Semen­tara itu, sampah yang tidak memi­liki nilai ekonomis akan diproses di TPS 3R,” ucapnya. [DRS]

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.