Dark/Light Mode

Pemilik Rumah Diimbau Waspada Dan Lapor RT

Ditinggal Mudik, Jakarta Rawan Diamuk Kebakaran

Selasa, 25 Maret 2025 06:50 WIB
Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung (kiri) menyerahkan Alat Pemadam Api Ringan (APAR) saat memimpin Apel Kesiapsiagaan Penanggulangan Kebakaran di halaman Gedung Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan (Gulkarmat) di Duri Pulo, Gambir, Jakarta Pusat, Senin (24/3/2025). (Foto: Humas Pemprov DKI Jakarta)
Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung (kiri) menyerahkan Alat Pemadam Api Ringan (APAR) saat memimpin Apel Kesiapsiagaan Penanggulangan Kebakaran di halaman Gedung Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan (Gulkarmat) di Duri Pulo, Gambir, Jakarta Pusat, Senin (24/3/2025). (Foto: Humas Pemprov DKI Jakarta)

RM.id  Rakyat Merdeka - Kawasan pemukiman di Jakarta saat libur Lebaran rawan terjadi kebakaran. Hal itu terjadi karena banyak rumah kosong ditinggal pulang kampung. Untuk mengantisipasinya, pemudik diimbau meningkatkan upaya pencegahan.

Kepala Dinas Penanggu­langan Kebakaran dan Penyelamatan (Gulkarmat) DKI Jakarta Satriadi Gunawan mengungkapkan, pihaknya tengah menggencarkan sosialisasi ba­haya kebakaran pada musim mudik Lebaran. Potensi terjadi kebakaran cukup terbuka lanta­ran banyak rumah kosong yang ditinggal oleh pemudik.

Satriadi mengimbau, calon pemudik meningkatkan kewaspadaan pencegahan kebakaran. Upaya itu antara lain, sebelum berangkat mudik agar melepas regulator dari tabung gas, men­cabut setop kontak listrik yang tidak terpakai dan melaporkan kondisi rumah kosong ke pengurus Rukun Tetangga (RT) dan Rukun Warga (RW).

“Serta titipkan kunci rumah dan hewan peliharaan saat me­ninggalkan rumah untuk pergi mudik ke kampung halaman,” ujar Satriadi Gunawan, Senin (24/3/2025).

Baca juga : Indonesia Vs Bahrain, Harga Mati

Dalam melakukan sosial­isasi, lanjut Satriadi, jajarannya rutin berkeliling ke permukiman penduduk menggunakan pengeras suara mengingatkan calon pemudik agar senantiasa waspada terhadap ancaman potensi kebakaran.

“Personel Gulkarmat di lima wilayah kota juga telah mema­sang stiker berisi pesan ajakan kepada warga untuk mencegah kebakaran saat mudik Lebaran,” terangnya.

Ia mengungkapkan, pada Ra­madan 2021 terjadi 144 kasus kebakaran. Kemudian, pada Ramadan tahun lalu tercatat se­banyak 165 kejadian kebakaran.

Anggota Komisi A Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) DKI Jakarta Zahrina Nurbaiti mendukung penuh upaya Gulkarmat menyosialisa­sikan dan mencegah kebakaran. Jangan sampai kebahagiaan di hari Lebaran terganggu insiden kebakaran.

Baca juga : Tenis Miami Open 2025, The Joker Pecahkan Rekor

“Kesadaran masyarakat sangat penting dalam menjaga keselamatan lingkungan,” ingat Zahrina.

Anggota Komisi A DPRD DKI Jakarta Bambang Kusumanto menekankan perlunya koordina­si antar warga dengan pengurus RT dan RW untuk memastikan rumah kosong tetap aman selama penghuni mudik Lebaran.

“Persiapan seperti ini sebenarnya sudah banyak dilakukan. Dan terbukti membantu meningkatkan keamanan,” katanya.

Selain mengandalkan penga­wasan dari masyarakat sekitar, Bambang mengapresiasi peran aparat keamanan dalam memas­tikan kondisi lingkungan tetap kondusif selama musim mudik.

Baca juga : Pengidap NPD Suka Selingkuh

“Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) bersama aparat ke­lurahan melakukan patroli dan pengawasan di wilayah-wilayah rawan pencurian atau kebakaran akibat kelalaian,” jelas dia.

Bambang memastikan pihaknya juga akan terus melakukan sosialisasi pencegahan kebakaran selama libur Lebaran. [RAA]

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.