Dark/Light Mode

Bikin Resah Dan Pungli Para Pengunjung Monas

Jukir Liar Kudu Dipidana, Jangan Cuma Dibekuk…

Selasa, 8 April 2025 06:50 WIB
Wali Kota Jakarta Pusat (Jak­pus) Arifin. (Foto: Dok. Pemkot Jakarta Pusat)
Wali Kota Jakarta Pusat (Jak­pus) Arifin. (Foto: Dok. Pemkot Jakarta Pusat)

 Sebelumnya 
Tindak Jukir Liar

Usai rame di media sosial (medsos), personel gabungan yang berasal dari Dinas Per­hubungan (Dishub), Satpol PP DKI Jakarta serta TNI dan Polri menggelar operasi menindak kendaraan yang parkir semba­rangan dan jukir liar.

Penindakan dilakukan dengan cara persuasif. Kendaraan yang kedapatan parkir sembarangan diderek. Sedangkan para jukir liar yang keciduk beroperasi diamankan oleh Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) DKI Jakarta.

Kepala Kepolisian Resort (Ka­polres) Metro Jakpus Kombes Polisi Susatyo Purnomo Condro menegaskan, pihaknya tidak akan menolerir parkir liar yang menyebabkan kemacetan. Dia mengimbau pengunjung Monas agar parkir di lokasi yang sudah disediakan, yakni di sekitar ta­man restoran Monas.

“Jika ada praktik pemerasan oleh preman atau juru parkir liar, segera laporkan ke Call Center 110 atau Polsek terdekat,” kata Susatyo.

Baca juga : Arsenal Lawan Real Madrid, Meriam London Buru Kemenangan

Dia mengimbau warga agar tidak parkir di bahu jalan. “Kendaraan yang melanggar akan langsung diderek,” tegasnya.

Kepala Kepolisian Sektor (Kapolsek) Metro Gambir Kom­pol Rezeki R Respati menam­bahkan, operasi ini merupakan bagian dari upaya menjaga ketertiban dan kenyamanan. Sehingga masyarakat bisa me­nikmati kawasan Monas tanpa terganggu parkir liar dan aksi premanisme.

“Kami melakukan penertiban secara rutin,” ujarnya.

Kepala Satpol PP DKI Jakarta Satriadi Gunawan mengakui, jukir liar masih marak di ka­wasan Monas.

“Itu terjadi karena lahan parkir di Monas tidak memadai,” kata Satriadi.

Baca juga : Red Sparks Incar Kampium

Apalagi di saat liburan, terang Satriadi, pengunjung Monas membludak. Kesempatan ini dimanfaatkan para jukir liar. “Mereka (turis) butuh tempat parkir. Jukir liar menggunakan jalur-jalur depan (sekitar Monas) untuk parkir,” jelasnya.

Untuk diketahui, saat Hari Raya Idul Fitri, Senin (31/3/2025) Monas ditutup untuk pengunjung. Saat Monas dibuka pada hari kedua Idul Fitri, langsung diserbu warga. Tercatat, selama dua hari saja, Selasa-Rabu (1-2/4/2025) wisatawan yang mengunjungi Monas mencapai 49.101 orang.

Kepala Unit Pengelola Ka­wasan (UPK) Monas Muham­mad Isa Sanuri menjelaskan, mayoritas pengunjung meru­pakan turis dalam negeri.

“Sebanyak 38! orang turis mancanegara,” ucapnya.

Isa mengungkapkan, selama musim libur Lebaran, Sela­sa (1/4/2025) hingga Senin (7/4/2025) jam operasional Monas dibuka lebih panjang. Yakni, mulai pukul 06.00 hingga 22.00 WIB.

Baca juga : Diselingkuhi Ratusan Kali

Selain membuka tugu Monas dan Museum, pihaknya meng­hadirkan berbagai pertunjukan menarik seperti air mancur menari, panggung hiburan dan video mapping.

“Hiburan air mancur menari bisa disaksikan setiap hari dalam dua sesi, yakni pukul 19.30 dan 20.30,” jelas Isa.

Selain itu, menampilkan artis ternama di Silang Selatan Mo­nas. Kegiatan yang mengangkat tema Lebaran di Jakarta, Me­nyongsong 5 Abad Jakarta itu menampilkan video mapping dan light installation.
 Selanjutnya 

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.