Dark/Light Mode

Jumlah Penderitanya Masih Tinggi

Dinkes DKI Kudu Lebih Kenceng Atasi Stunting

Rabu, 23 April 2025 06:50 WIB
Wakil Ketua DPRD DKI Ima Mahdiah. (Foto: Dok. DPRD DKI Jakarta)
Wakil Ketua DPRD DKI Ima Mahdiah. (Foto: Dok. DPRD DKI Jakarta)

RM.id  Rakyat Merdeka - Angka stunting di Jakarta masih tinggi. Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI didorong lebih kencang lagi mengatasi masalah tersebut. Apalagi, Jakarta ditargetkan bebas stunting pada 2045.

Berdasarkan data Survei Kesehatan Indonesia (SKI) ta­hun 2023, persentase stunting di Jakarta sebesar 17,6 persen.

Berdasarkan data Kementerian Kesehatan (Kemenkes), persentase stunting di Jakarta, masih di bawah angka nasional, nomor dua terendah.

Baca juga : Bukan Pemicu Keretakan Pernikahan Arya Saloka

Namun, dengan jumlah pen­duduk anak-anak sekitar 2,7 juta orang, maka perkiraan kasus stunting di Jakarta sekitar 475.200 anak.

Sebagai informasi, stunting adalah kekurangan nutrisi yang berlangsung lama, karena kurangnya asupan gizi pada ibu selama hamil, atau saat anak dalam masa pertumbuhan. Se­hingga, tinggi badan anak yang mengalami stunting, lebih ren­dah dari rata-rata seusianya.

Pemprov DKI Jakarta wajib menekan angka stunting. Meng­ingat, Jakarta ditargetkan bebas stunting pada 2045.

Baca juga : Selamat Jalan Tokoh Teduh & Sederhana

Persentase stunting terbesar di Jakarta, terdapat di Jakarta Utara, sebesar 19,7 persen. Lalu, Jakarta Pusat 19,1 persen, Kepu­lauan Seribu 18,6 persen, Jakarta Barat 17,1 persen, Jakarta Timur 16,8 persen dan Jakarta Selatan 16,6 persen.

Hal itu jadi salah satu sorotan Dewan Perwakilan Rakyat Dae­rah (DPRD) DKI Jakarta dalam Penyampaian Rekomendasi terhadap Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPJ) Gubernur DKI Tahun 2024.

Wakil Ketua DPRD DKI Ima Mahdiah mendorong Pemprov DKI agar memaksimalkan kegiatan penanggulangan stunting. Terutama, di wilayah yang sulit dijangkau.

Baca juga : Jokowi: Mataharinya Cuma Satu, Pak Prabowo

“Harus lebih kencang, apalagi mengatasi stunting bukan hanya program Pemprov DKI, tapi program Pemerintah Pusat juga,” kata Ima usai Rapat Paripurna LKPJ Gubernur DKI Tahun 2024 di Gedung DPRD DKI, Jakarta Pusat, Kamis (17/4/2025).
 Selanjutnya 

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.