Dark/Light Mode

Gubernur Pram Soroti Ribuan Ijazah Yang Masih Tertahan di Sekolah

Senin, 28 April 2025 06:35 WIB
Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung (Foto:Igpram)
Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung (Foto:Igpram)

RM.id  Rakyat Merdeka - Program pemutihan ijazah sekolah di wilayah DKI Jakarta terus digeber.

Jumlah ijazah yang tertahan di sekolah-sekolah mencapai belasan ribu. Mayoritas pemilik ijazah yang ditahan adalah warga yang tak sanggup untuk menebus. Program pemutihan ijazah  ini harus ditiru oleh kepala daerah lainya untuk membantu warganya 

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung pun terus bergerak cepat untuk membantu warga yang ijazahnya masih ditahan. 

Baca juga : Wakil Gubernur Banten dan Ribuan Peserta Ikuti PSMTI Funwalk di BSD City

Ia mengungkapkan, jumlah ijazah yang tertahan di sekolah-sekolah mencapai belasan ribu. Masalah ini menjadi atensi Pemerintah Provinsi DKI Jakarta guna membantu warga Jakarta yang ijazahnya tertahan karena keterbatasan biaya.

"Ijazah yang tertahan, apakah itu 5,10 atau 2 tahun pun saya minta untuk dibantu. Semua harus diselesaikan, jangan ada ijazah yang ditahan lagi," kata Pramono Anung yang diakrab disapa Mas Pram ini dikutip Minggu (27/4/2025).

Menurut dia, saat ini masih ada belasan ribu ijazah warga DKI Jakarta yang masih tertahan karena pemiliknya tidak sanggup untuk menebus.

Baca juga : USAID Dibubarkan Trump, Dino Patti Djalal: Terima Kasih Atas Segalanya

Untuk itu, kata dia Pemprov DKI Jakarta berencana menebus semua ijazah warga yang ditahan karena mereka tidak mampu.

"Jumlahnya sangat banyak, sampai belasan ribu. Mudah mudahan semua bisa diselesaikan," ujarnya

Ia menambahkan, pada tahap awal Pemprov DKI Jakarta bekerja sama dengan Baznas Bazis DKI telah menebus sebanyak 117 ijazah dari berbagai tingkatkan. Nilai anggaran yang dikeluarkan sebanyak Rp500 juta lebih.

Baca juga : Gubernur Pram Terbitkan Pergub, ASN DKI Wajib Naik Transportasi Umum Setiap Rabu

Mantan menteri di era Jokowi ini berharap bahwa pemutihan ijazah bisa diselesaikan dalam 100 hari kerja sebagai Gubernur DKI Jakarta setelah resmi dilantik pada 20 Februari 2025.

"Tahap pertama nilainya sekitar Rp500 juta. Tapi saya minta ini tidak berhenti sekali aja. Pemutihan ijazah, dan lain-lain bisa diselesaikan segera dalam waktu sebelum 100 hari," katanya.

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.