Dark/Light Mode

Gubernur Pram: Pendaftaran PJLP Di Kelurahan, Bukan Balaikota

Rabu, 23 April 2025 14:31 WIB
Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung. (Foto: Zahra/RM)
Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung. (Foto: Zahra/RM)

RM.id  Rakyat Merdeka - Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung menegaskan bahwa lokasi pendaftaran rekrutmen Pegawai Penyedia Jasa Lainnya Perorangan (PJLP) berada di kelurahan, bukan di Balai Kota, Gambir, Jakarta Pusat.

“Yang pertama, pendaftarannya itu utamanya sebenarnya di kelurahan, bukan di Balai Kota, tetapi keputusannya nanti akan dikerucutkan di Balai Kota,” ujar Pramono di Balai Kota, Jakarta Pusat, Rabu (23/4/2025)

Ia juga menyoroti pentingnya transparansi dalam proses rekrutmen PJLP.

“Karena saya pengen isu tentang ordal ini betul-betul bisa dihilangkan dalam rekrutmen untuk Petugas Penanganan Prasarana dan Sarana Umum (PPSU) maupun untuk PJLP. Sehingga dengan demikian kami informasikan bahwa rekrutmennya bisa di kelurahan, tetapi keputusannya karena kami ingin menghilangkan ordal dan transparansinya itu loh, maka keputusannya dilapirkan kepada gubernur,” lanjutnya.

Menanggapi pertanyaan tersebut, Pramono membantah adanya arahan resmi ke Balai Kota dari kelurahan.

“Enggak, di kelurahan. Tapi begini sebenarnya, menggambarkan bahwa memang harapan orang untuk bekerja di PPSU ini tinggi sekali,” katanya.

Baca juga : Perang Dagang, Bukan Pelanduk

Ia juga menyampaikan bahwa Pemprov DKI telah mengumumkan kebutuhan tenaga kerja PJLP secara bertahap.

“Kami sudah mengumumkan lowongan ini untuk 1.100 pada saat ini dan di awal tahun depan atau akhir tahun ini akan tambah 506, sedangkan untuk Damkar itu 1.000,” ungkap Pramono.

Sementara, antrean panjang dan kerumunan warga memadati Balai Kota Jakarta sejak Selasa (22/4) hingga Rabu (23/4) pagi. Ratusan warga dari berbagai wilayah di DKI Jakarta datang membawa berkas lamaran kerja sebagai PJLP, termasuk posisi PPSU, petugas pertamanan, dan pemadam kebakaran (Damkar).

Meski Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta membuka pendaftaran PJLP secara daring dan melalui kelurahan, banyak warga tetap memilih menyerahkan berkas langsung ke Balai Kota. 

“Kami sudah datang sejak subuh, berharap bisa masuk dan taruh lamaran lebih awal,” ujar seorang pelamar di depan Balai Kota, Rabu (23/4/2025).

Pantauan RM.id sejak pukul 09.00 WIB menunjukkan antrean mengular hingga ke trotoar. Bahkan, warga yang datang sejak dini hari terpaksa berdiri berjam-jam.

Baca juga : Gubernur Pramono Pangkas Pajak Penonton Persija

“Antrian sudah ramai sejak pagi hari, bahkan hari ini tambah ramai,” kata seorang satpam Balai Kota.

Para pelamar datang dari beragam usia dan latar belakang pendidikan. Dari lulusan SMP hingga mantan driver ojol, semua berharap bisa mendapat pekerjaan melalui program PJLP.

“Ya semoga aja sih keterima ya. Apalagi kita yang udah lama, beberapa orang banyak yang masih belum kerja. Dengan adanya lowongan ini ya sangat ngebantu,” kata salah satu pelamar.

Warga mengaku mengetahui informasi lowongan dari berbagai sumber tak resmi, seperti grup WhatsApp, media sosial, hingga informasi dari tetangga atau RT. Minimnya sosialisasi resmi membuat banyak yang bingung soal alur pendaftaran.

“Dari grup RT, terus nyari IG informasinya,” ujar seorang ibu asal Jatinegara yang melamar untuk bagian pertamanan.

Di lokasi, warga hanya diminta menaruh berkas di ruang khusus tanpa wawancara langsung. Meski demikian, kuota harian dibatasi, sehingga banyak pelamar yang tidak dapat menyerahkan berkas meski sudah datang sejak pagi.

Baca juga : Contek Ahok, Gubernur Pram Pake Dana Denda KLB Untuk Bangun Fasilitas Publik

“Katanya hari ini kuotanya cuma 300, padahal yang datang lebih dari 500,” ujar seorang pelamar.

Banyak pelamar berharap proses rekrutmen ke depan bisa lebih tertata dan mengedepankan sistem digital.

“Sekarang kan udah zaman digitalisasi. Buat apa ada digitalisasi kalau ngelamarnya aja masih pakai fisik begini?” ujar Yunus, pelamar yang memutuskan pulang karena kelelahan dan tidak mendapat kejelasan informasi.

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.