Dark/Light Mode

Kurangi Polusi Udara Dan Karbon Di Ibu Kota

DKI Didorong Perbanyak Beli Truk Sampah Listrik

Kamis, 15 Mei 2025 06:50 WIB
Truk sampah listrik. (Foto: Dok. Dinas LH Jakarta)
Truk sampah listrik. (Foto: Dok. Dinas LH Jakarta)

 Sebelumnya 
Dimensi truk ini, panjang 3.300 milimeter (mm), lebar 1.700 mm, tinggi 1.950 mm, dan berat kosong sekitar 1.700 kilogram (kg). Daya listrik yang dibutuhkan sebesar 1,5 kilowatt (kw) dengan sistem 3-phase.

Selain itu, truk ini dilengkapi panel kendali digital, safety switch dan unit kendali hidrolik untuk memastikan pengopera­sian yang aman dan efisien.

Sebagai penunjang, Pemprov DKI juga akan menyediakan Stasiun Pengisian Kendaraan Listrik Umum (SPKLU) di loka­si-lokasi strategis seperti pangkalan truk Dinas LH DKI, dan Tempat Pengelolaan Sampah Terpadu (TPST) Bantar Gebang. SPKLU ini dilengkapi sistem super fast charging yang mampu mengisi penuh baterai dalam waktu 20 hingga 30 menit.

Baca juga : Tissa Biani Nabung Buat Modal Nikah

Asep menyebut, pengadaan truk compactor listrik ini juga merupakan bagian dari perema­jaan armada truk pengangkut sampah milik Dinas LH. Dengan mengganti sebagian armada lama berbahan bakar fosil ke kenda­raan berbasis listrik, pihaknya berupaya membangun sistem pengelolaan sampah yang lebih ramah lingkungan dan modern.

“Kami juga telah melatih para operator untuk mengoperasikan compactor listrik ini. Pengopera­siannya cukup mudah dan tidak jauh berbeda dengan compactor konvensional berbahan bakar solar, sehingga adaptasi berjalan lancar,” ucapnya.

Asep menambahkan, upaya ini menjadi bagian dari visi Pemprov DKI dalam membangun sistem pengelolaan sampah yang rendah karbon dan berkelanjutan.

Baca juga : TNI Diminta Transparan Soal Ledakan Amunisi

Dia yakin, seluruh armada truk sampah di Jakarta dapat menggu­nakan compactor listrik seiring dengan perkembangan teknologi dan infrastruktur pendukung.

Mengingat besarnya kebu­tuhan operasional pengelolaan sampah di Jakarta, Anggota DPRD DKI Zahrina Nurbaiti mendorong agar jumlah truk sampah listrik ditambah secara bertahap.

“Selain mempercepat transisi menuju transportasi hijau, hal ini juga akan meningkatkan efek­tivitas dan pemerataan layanan kebersihan di seluruh wilayah Jakarta,” ucapnya.

Baca juga : Jemaah Haji Khusus Tiba di Madinah, Bayarnya Rp 250 Juta, Waktu Tunggu 6 Tahun

Dia juga menegaskan dukungannya terhadap program Pem­prov DKI dalam mengurangi polusi udara dan emisi karbon dari sektor transportasi, serta mendorong kolaborasi lintas sektor agar penggunaan kenda­raan listrik dapat meluas ke bi­dang pelayanan publik lainnya.

“Saya mendukung program seperti ini, asalkan disertai peren­canaan matang, efisiensi anggaran dan kesiapan infrastruktur pendu­kungnya,” kata Zahrina. [DRS]

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.