Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
- Perbaikan Selesai, Kondisi Jalan Lenteng Agung Sudah Normal dan Bisa Dilewati
- Persib Mulai Susun Persiapan Hadapi Musim 2026/2027
- OTT Pejabat Imigrasi Jakbar, KPK Sita Mobil, Valas, Hingga Emas
- Erling Haaland Bisa Bawa Norwegia Bersaing di Piala Dunia 2026
- Davide Ancelotti Latih Lille, Calvin Verdonk Hadapi Tantangan Baru
Irit Bujet, Gubernur Pramono Pilih Sewa CCTV Dibanding Beli Baru
Kamis, 15 Mei 2025 20:01 WIB
RM.id Rakyat Merdeka - Pemerintah Provinsi (Pemprov) memilih untuk menyewa kamera pengawas atau CCTV di wilayah padat penduduk untuk menghemat anggaran.
Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung mengatakan, kebijakan juga mempertimbangkan efektivitas pemantauan wilayah.
“Kami akan menyewa, karena sekarang ini jauh lebih murah dibandingkan dengan membeli baru,” kata Pramono di kelurahan Menteng Tenggulun, Jakarta Pusat, Kamis (15/5/3025).
Baca juga : Top, Gubernur Pramono Segera Luncurkan 5 Rute Transjabodetabek
Menurut Pramono, fokus utama dalam waktu dekat adalah menyelesaikan sejumlah program infrastruktur dasar di 55 Rukun Warga (RW) prioritas, termasuk perbaikan MCK komunal dan saluran irigasi. Dia menegaskan bahwa CCTV tidak akan dipasang secara acak di tingkat RT atau RW, melainkan secara terintegrasi dan menyeluruh.
“Ada 55 RW yang akan kami lakukan perbaikan. Bagi saya pribadi yang saya kejar sekarang ini adalah agar MCK komunalnya bisa selesai, saluran irigasinya selesai dan juga nanti dalam waktu dekat seperti yang dulu saya sampaikan, hal yang berkaitan dengan CCTV tidak akan kita pasang seperti RT RW begitu, tetapi secara keseluruhan,” jelasnya.
Pemasangan CCTV ini ditujukan meningkatkan rasa aman dan nyaman warga. Terutama di lingkungan yang rawan terhadap tindakan kriminal, kekerasan, maupun penyalahgunaan narkoba.
Baca juga : Pelamar PPSU Membeludak, Gubernur Pram Sikat Permainan Orang Dalam
“Tempat-tempat yang seperti ini kenapa kemudian kita adakan untuk itu, supaya warga itu merasa lebih aman, lebih nyaman. Kalau ada bullying, ada hal lain, dan mohon maaf banget kalau ada tindakan dari siapapun warga dari luar yang ingin menawarkan narkoba dan sebagainya akan terdeteksi dengan sangat baik. Itu yang ingin kami sampaikan,” ujar Pramono.
Pramono juga menyampaikan, penyewaan CCTV lebih hemat dalam hal perawatan dan lebih cepat dalam proses pengadaan. Infrastruktur jaringan yang sudah tersedia di Jakarta akan mempermudah proses pemasangan.
“Yang kedua tadi mengenai CCTV memang lebih baik tidak bayar sendiri. Karena maintenance-nya akan lebih mahal dan sebagainya. Kemarin saya sudah ke Smart City dan juga di internal Balaikota saya pelajari, jauh akan lebih murah. Dan pengadaannya cepat sekali enggak sampai 5-6 bulan pasti sudah selesai,” katanya.
Baca juga : Peringati Hari Buruh, Turnamen Tenis AGN Cup 2025 Digelar di Kuningan
“Karena sebenarnya hampir semua jaringan sudah terpasang,” lanjutnya.
Langkah ini merupakan bagian dari upaya memperkuat sistem keamanan berbasis teknologi di Jakarta. Dengan kolaborasi bersama Jakarta Smart City, pemerintah DKI memastikan bahwa sistem pengawasan dapat berjalan optimal tanpa membebani anggaran secara berlebihan.
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya