Dark/Light Mode

Tanggapi Usulan DPRD DKI Jakarta

Pramono Pertimbangkan Bikin BUMD Kelola Parkir

Rabu, 21 Mei 2025 06:50 WIB
Gubernur DKI Jakarta Pra­mono Anung. (Foto: Beritajakarta.id)
Gubernur DKI Jakarta Pra­mono Anung. (Foto: Beritajakarta.id)

 Sebelumnya 
Jika sehari dihitung titik parkir penggunaannya 8 jam efektif parkir, dan satu jam rata-rata Rp 10.000, maka pendapatan parkir liar di Jakarta Rp 10.000 X 8 X 16.000 SRP, yakni sekitar Rp 1,28 miliar sehari.

“Berarti, sekitar Rp 460 miliar setahun uang parkir liar di Ja­karta. Itu berdasarkan hitungan dari 16.000 SRP badan jalan di Jakarta. Padahal, jumlah SRP di badan jalan melebihi 16.000,” bebernya.

Begitu pula perhitungan satu SRP efektif 8 jam setiap hari di Jakarta, menurut Azas, adalah hitungan kecil.

Baca juga : Tottenham Hotspur Vs Manchester United, Berebut Trofi Hiburan

“Banyak kawasan bisnis atau hiburan, pendapatan satu SRP-nya bisa efektif lebih dari 12 jam sehari,” tandasnya.

Anggota Komisi C DPRD DKI dari Fraksi PDIP Hardi­yanto Kenneth mengatakan, jika dikelola secara benar dan transparan, pendapatan dari sektor parkir dapat digunakan untuk berbagai program sosial dan pelayanan publik.

“Sayang sekali kalau uang parkir ini bocor begitu saja. Itu uang rakyat, seharusnya bisa dimanfaatkan untuk pelayanan publik atau bantuan sosial,” ucapnya di Gedung DPRD DKI, Kamis (15/5/2025).

Baca juga : Malaysia Masters 2025, Debut Pertama Chico Di Jalur Profesional

Untuk mengatasi persoalan itu, Kenneth mengusulkan Pem­prov bekerja sama dengan peru­sahaan swasta mengelola parkir secara profesional.

Menanggapi kekhawatiran terkait penurunan PAD jika parkir dikelola swasta, Ken­neth menjelaskan bahwa Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) DKI harus dapat memungut keuntungan dari pengelolaan parkir swasta, baik on street maupun off street.

“Nanti kan masuk ke Bapen­da. Bapenda yang mengontrol,” ujarnya.

Baca juga : Ingin Menikah Untuk Pertama & Terakhir

Tentang penertiban parkir liar yang dilakukan Dinas Perhubungan (Dishub) DKI dan Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP), Kenneth tidak menampiknya. Namun, dia menilai, eksekusinya belum efektif.

“Hari ini tertib, besok begitu lagi,” tandasnya. [RAA]

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.