Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
Warga Kalideres Harap Pemprov DKI Jaga Aset BUMD dengan Baik
Senin, 2 Juni 2025 19:14 WIB
RM.id Rakyat Merdeka - Warga Tegal Alur Menceng, Kalideres, Jakarta Barat berharap Pemerintah Provinsi DKI Jakarta mengelola aset BUMD Sarana Jaya di Jl Toram Baru RT 009 RW 010 dengan baik.
Warga meminta Pemprov Jakarta memasang plang kepemilikan supaya tidak menimbulkan kegaduhan.
Salah seorang warga berinisial SJ menyebut, tanah tersebut sudah lama dibiarkan terbengkalai sehingga berdiri bangunan liar. Hal ini juga menimbulkan klaim sepihak dari oknum yang mengaku pemilik lahan tersebut.
"Pernah kami terima dari pengurus lingkungan bahwa Sarana Jaya yang masuk kategori BUMD badan usaha milik daerah ini memberikan surat edaran kepada pengurus lingkungan yang ditembuskan kepada pihak kelurahan dan kecamatan," kata SJ, dalam keterangannya, Senin (2/6/2025).
Baca juga : Pemprov DKI Pertimbangkan Bentuk BUMD Parkir Dan Terapkan Sistem Cashless
Adapun isi surat tersebut menyatakan, sekitar Kelurahan Tegal Alur dekat Jalan Toram, Jl Menceng Raya No 88 Tegal Alur, Kalideres, Jakarta Barat merupakan tanah Sarana Jaya.
Surat tersebut juga mengimbau pihak kelurahan tidak melayani permohonan pengantar surat untuk kepentingan kepemilikan dasar surat tanah.
"Namun fakta di lapangan ada segelintir orang yang mengatakan lahan itu milik mereka. Bukan hanya di Jl Menceng, Pasar Tegal Alur pun pernah ada plang aset tanah Sarana Jaya, namun dibiarkan begitu saja," ujarnya.
Terpisah, Wakil Ketua Kongres Advokat KAI DKI, Umar Abdul Aziz menyebut sudah seharusnya Sarana Jaya mengecek aset yang menjadi gaduh.
Baca juga : Persija Kalah, PSS Sleman Jaga Asa Bertahan Di BRI Liga 1
"Kalau memang mereka memliki aset yang ramai diperbincangkan warga di Kelurahan Tegal Alur, harusnya Sarana Jaya turun ke lapangan untuk kroscek jangan kerja duduk di meja saja," kata Umar.
Umar mengaku kecewa dengan sikap Sarana Jaya yang terkesan acuh. Tidak ada tindakan lapangan ataupun koordinasi dengan kecamatan.
"Patut diduga ini pembiaran, penguasaan aset oleh orang lain," tuturnya.
Umar juga mendesak Gubernur DKI dan Komisi D DPRD DKI untuk turun ke lapangan menyelesaikan permasalahan yang terjadi.
Baca juga : Lawan Persib, Barito Putera Jaga Asa Tetap Bertahan
"Kalau Sarana Jaya diam saja, ini akan muncul permasalahan klaim lainya di kumudian hari yang berpotensi terjadinya gesekan antar warga," akunya.
Untuk itu, Umar meminta pihak terkait dalam perkara ini untuk mendalaminya.
"Sebab, apabila hal ini dibiarkan akan ada pihak-pihak yang di rugikan entah itu warga ataupun Sarana Jaya yang di bawah naungan BUMD," tutupnya.
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya