Dark/Light Mode

Gandeng Baznas-Bazis, Gubernur Pram Tebus 1.315 Siswa Tertahan Di Sekolah

Selasa, 3 Juni 2025 11:10 WIB
Gubernur Pramono saat menyerahkan ijazah di SMK Miftahul Falah, Kebayoran Lama, Jakarta Selatan, Selasa (3/6/2025). (Foto: Zahra/RM)
Gubernur Pramono saat menyerahkan ijazah di SMK Miftahul Falah, Kebayoran Lama, Jakarta Selatan, Selasa (3/6/2025). (Foto: Zahra/RM)

RM.id  Rakyat Merdeka - Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung menyerahkan bantuan Pemutihan Ijazah Tahap III kepada 827 peserta didik dari berbagai jenjang pendidikan. Penyerahan ini merupakan bagian dari Program 100 Hari Gubernur dan Wakil Gubernur DKI Jakarta Tahun 2025.

Program Pemutihan Ijazah adalah bantuan yang diberikan kepada siswa yang belum bisa mengambil ijazahnya karena belum melunasi biaya administrasi di sekolah.

Melalui kerja sama antara (Pemerintah Provinsi) Pemprov DKI Jakarta dan Badan Amil Zakat Nasional (Baznas-Bazis) DKI Jakarta, program ini telah berhasil menjangkau ribuan siswa sejak diluncurkan.

“Ini memang sesuatu yang secara langsung saya monitor. Saya ingin di tahun ini kurang lebih ada 6.652 ijazah yang bisa diputihkan,” kata Gubernur Pramono di SMK Miftahul Falah, Kebayoran Lama, Jakarta Selatan, Selasa (3/6/2025).

Menurut Gubernur Pramono, banyak siswa yang belum mengambil ijazahnya bukan karena tidak mau, melainkan karena terkendala biaya. 

Baca juga : Gubernur Pramono Serahan 3.419 SK CPNS Pemprov DKI

“Saya tahu pasti semua yang ijazahnya belum terambil bukan karena enggak mau ngambil, karena memang persoalan utama adalah mohon maaf, persoalan biaya,” ujarnya.

Beliau pun menyampaikan apresiasi kepada Baznas Bazis Jakarta yang telah membantu menyelesaikan masalah ini. 

“Saya ingin menyampaikan terima kasih kepada BazNas, Bazis Jakarta yang telah bekerja sama dengan Pemda DKI untuk menyelesaikan persoalan-persoalan yang seperti ini,” ucap Pramono.

Selain membuka akses terhadap ijazah, program ini juga membuka peluang bagi para penerima untuk melanjutkan pendidikan ke jenjang lebih tinggi. 

“Saya berharap yang hari ini menerima ijazah ada yang masih bersemangat untuk sekolah, melanjutkan, mudah-mudahan bisa mendapatkan yang namanya KJMU, Kartu Jakarta Mahasiswa Unggul,” tutur Gubernur.

Baca juga : Ahok Dukung Gubernur Pramono Perluas Digitalisasi Sistem Pemerintah

KJMU tahun ini diberikan kepada 16.979 mahasiswa. Tidak hanya itu, Pramono juga menargetkan agar program KJMU bisa mencakup pendidikan hingga jenjang S2 dan S3.

“Saya sudah minta kepada Ibu Kepala Dinas, kita akan mempersiapkan yang menerima KJMU tidak hanya S1 tetapi bisa S2 dan S3,” katanya. 

Gubernur menargetkan agar di tahun 2025 ini sebanyak 6.652 ijazah dapat diputihkan. Hingga tahap III, baru 1.315 ijazah yang sudah dibantu. 

“Walaupun belum semuanya, mudah-mudahan di tahun 2025 ini 6.652 bisa kita selesaikan,” ujarnya.

Dia juga menyatakan bahwa penyerahan ijazah ini adalah bagian dari upaya Pemprov untuk menjamin akses pendidikan yang adil bagi seluruh warga. 

Baca juga : Irit Bujet, Gubernur Pramono Pilih Sewa CCTV Dibanding Beli Baru

“Ijazah itu adalah menjadi pegangan dan hak saudara-saudara sekalian,” tegas Pramono.

Pada tahap ketiga ini, bantuan diberikan kepada 827 peserta didik, dengan rincian sebagai berikut:
* SD: 44 siswa
* SMP: 160 siswa
* SMA: 138 siswa
* SMK: 456 siswa
* PKBM (Pusat Kegiatan Belajar Masyarakat): 29 siswa

Total nilai bantuan tahap I, II, dan III mencapai Rp 4,3 Miliar untuk 1.315 peserta didik.

“Pemberian Bantuan Pemutihan Ijazah dilakukan secara bertahap,” jelas Kepala Dinas Pendidikan DKI Jakarta, Nahdiana. 

“Tahap 1 yang telah dilaksanakan pada tanggal 25 April 2025 Kepada 117 peserta didik. Tahap kedua Yang dilaksanakan pada tanggal 2 Mei 2025 Kepada 371 Peserta didik. Dan hari ini disalurkan bantuan Pemutihan Ijazah tahap ketiga Tahun 2025 Kepada 827 Peserta didik," tambahnya.

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.