Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
Diakui Rano Karno
Pungli Rekrutmen Petugas PPSU Jakarta Memang Ada
Minggu, 20 Juli 2025 06:50 WIB
RM.id Rakyat Merdeka - Wakil Gubernur Daerah Khusus Ibu Kota (DKI) Jakarta Rano Karno mengakui, ada pungutan liar (pungli) dalam proses rekrutmen petugas Penanganan Prasarana dan Sarana Umum (PPSU).
“Bukan dugaan lagi. Dari awal, kami sudah bicara mengenai hal ini,” ujar Rano di Ruang Pola, Gedung Pemprov DKI Jakarta, Rabu (16/7/2025).
Intinya, Rano menyatakan bahwa praktik pungli memang benar terjadi.
“Ya, tidak bisa ditutupi, ada, dan kami sudah bilang itu harus diberantas,” tegas politisi yang juga aktor dan sutradara ini.
Baca juga : Garuda Muda Menang Tapi Tumpul
Rano menjelaskan, praktik ini telah menjadi perhatiannya sejak masa kampanye. Menurutnya, terdapat oknum yang meminta bayaran hingga puluhan juta rupiah dari calon petugas PPSU.
“Itu tidak bisa kami terima. Langsung kami tindak,” tandasnya.
Sebelumnya, Anggota Komisi D Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) DKI Jakarta Ali Lubis juga menemukan hal serupa, saat melakukan kunjungan ke masyarakat.
“Beberapa hari lalu, saya mengadakan sosialisasi sebagai bagian dari tugas sebagai anggota Dewan,” ujar Ali.
Baca juga : Marquez Crash, Bagnaia Nyodok Start Terdepan
Setelah kegiatan tersebut, dia menerima pengaduan dari seorang warga yang menyampaikan, suaminya diminta membayar saat mendaftar menjadi Petugas Jasa Lainnya Perorangan (PJLP) di kelurahan.
Temuan itu Ali sampaikan kepada Wakil Gubernur Rano Karno dalam sidang Paripurna DPRD. Ali mengecam praktik tersebut dan menyebutnya sebagai bentuk penindasan.
“Praktik seperti ini adalah tindakan zalim,” kata Ali.
Menurutnya, pungli tersebut bentuk pemerasan terhadap masyarakat kecil yang belum memiliki pekerjaan.
Baca juga : Taklukkan Trump, Bahlil: Kemampuan Nego Prabowo Di Atas Rata-rata
“Belum bekerja saja sudah diperas. Ini bentuk pemerasan terhadap orang miskin,” tandasnya.
Ali juga menyoroti bahwa kejadian ini mencoreng klaim Pemprov tentang proses rekrutmen PPSU yang dilakukan transparan dan tanpa biaya.
Selanjutnya
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya