Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
Pramono: Kenaikan PBB Di Jakarta 5–10 Persen, NJOP Di Bawah Rp 2 Miliar Gratis
Kamis, 14 Agustus 2025 18:38 WIB
RM.id Rakyat Merdeka - Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung memastikan tarif Pajak Bumi dan Bangunan (PBB) di Ibu Kota tahun 2025 hanya naik tipis, yakni sekitar 5–10 persen. Menurutnya, kenaikan tersebut lebih rendah dibandingkan dengan daerah lain di Indonesia.
"PBB jangan khawatir, Jakarta naiknya kecil sekali. Bahkan saya malah ngurangin kemarin. Jadi Jakarta ini, saya sudah mendapatkan laporan nggak lebih dari 5-10 persen," ujar Pramono saat ditemui di kawasan Slipi, Jakarta Pusat, Kamis (14/8/2025).
Baca juga : Batalkan Kenaikan Pajak 250 Persen, Bupati Pati Cari Simpati
Pramono menegaskan, kenaikan PBB dilakukan dengan mempertimbangkan asas transparansi dan ketertiban pembayaran pajak di Jakarta.
"Jadi kecil banget lah. Bukan karena apa-apa, karena memang transparansi bagi saya penting sekali. Sehingga untuk Jakarta, persoalan PBB relatif berjalan dengan baik, orang juga membayar dengan tertib," jelasnya.
Baca juga : Penyaluran BSU 2025 Capai 93,79 Persen, Ditargetkan Rampung 5 Hari Lagi
Selain kenaikan yang relatif kecil, Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta juga memberikan insentif berupa diskon sebesar lima persen dari nilai pokok pajak bagi wajib pajak yang membayar lebih awal sebelum jatuh tempo pada 30 September 2025.
Pramono menyebut langkah ini diambil untuk mendorong kepatuhan wajib pajak serta memberikan keringanan bagi warga yang taat membayar pajak.
Baca juga : Polytron Resmikan Showroom Kedua di Jakarta dan Perdana di Surabaya
Pramono menegaskan, kebijakan PBB nol persen tetap berlaku untuk masyarakat dengan Nilai Jual Objek Pajak (NJOP) di bawah Rp 2 miliar.
"Bagi masyarakat yang Nilai Jual Objek Pajak (NJOP)-nya di bawah 2 miliar, PBB-nya 0 persen. Bagi masyarakat yang menggunakan apartemen yang harganya di bawah Rp 650 juta, 0 persen," tutup Pramono.
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya