Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
Sering Bikin Celaka, Dishub DKI Evaluasi Separator Di Koridor 9 Transjakarta
Jumat, 15 Agustus 2025 15:46 WIB
RM.id Rakyat Merdeka - Dinas Perhubungan (Dishub) DKI Jakarta merespons maraknya kecelakaan lalu lintas yang kerap terjadi di Koridor 9 Transjakarta, rute Pinang Ranti–Pluit. Insiden tersebut sebagian besar melibatkan kendaraan berat seperti truk yang menabrak separator busway akibat sopir mengantuk dan kelelahan.
“Mayoritas kecelakaan oleh kendaraan berat (truk) yang menabrak separator Transjakarta dikarenakan human error akibat kelelahan dan mengantuk,” ungkap Kepala Dinas Perhubungan DKI Jakarta, Syafrin Liputo, dalam keterangan, Jumat (15/7/2025).
Berdasarkan laporan dari PT Transjakarta, kecelakaan di Koridor 9 terjadi baik siang maupun malam hari. Titik-titik kecelakaan tersebar di sepanjang rute Pinang Ranti–Pluit yang memiliki panjang lintasan total dua arah sepanjang 55,57 kilometer.
Koridor 9 Transjakarta (Pinang Ranti–Pluit) memiliki panjang lintasan total dua arah sepanjang 55,57 kilometer. Dari panjang total tersebut, 23,19 kilometer atau 41,73% di antaranya telah dilengkapi dengan separator jalur bus Transjakarta.
Baca juga : Mantan Jubir KPK Dan Eks Dirjen Dukcapil Jadi Komisaris Transjakarta
Dishub DKI Jakarta mencatat bahwa pengemudi truk adalah pihak yang paling sering terlibat dalam insiden ini. Selain kelelahan, para pengemudi tersebut juga diketahui tidak membawa dokumen kendaraan maupun legalitas mengemudi.
“Kronologi kecelakaan lalu lintas hasil identifikasi laporan PT Transjakarta diketahui mayoritas kecelakaan oleh kendaraan berat (truck),” ujar Syafrin.
Padahal, menurut Dishub, seluruh ruas jalan di koridor tersebut telah dilengkapi dengan penerangan jalan yang cukup, sehingga faktor lingkungan bukan penyebab utama.
Sebagai tindak lanjut dari evaluasi bersama dengan PT Transjakarta, Dishub telah memasang rambu peringatan di sejumlah titik rawan.
Baca juga : Momen Seru Airlangga Tirukan Gerakan Viral Pacu Jalur Di Depan Wartawan
“Telah dilakukan pemasangan 7 rambu Chevron di ujung separator,” kata Syafrin.
1. Gerbang Tol Semanggi 1
2. MT Haryono Signature Park
3. RS Dharmais
4. DPR RI
5. Halte Gerbang Pemuda
6. Exit Tol Cawang Halim
7. Halte Pancoran
Selain itu, dilakukan juga pemasangan paku marka jalan solar cell di ujung separator RS Tebet.
Selama bulan Juli 2025 saja, tercatat lima kali kejadian kendaraan menabrak separator di rute ini. Dampaknya, Transjakarta beberapa kali harus mengalihkan rute Koridor 9 untuk sementara waktu.
Baca juga : Sekolah Rakyat Dibuka, Legislator PKB: Evaluasi Jangan Kendor
Dilihat RM.id melalui akun resmi X PT Transjakarta, tercatat ada lima kali kejadian kendaraan menabrak separator pada bulan Juli lalu. Dishub DKI Jakarta mengimbau seluruh pengendara, khususnya pengemudi kendaraan besar, agar lebih berhati-hati saat melintasi jalur yang berdekatan dengan koridor bus Transjakarta.
“Diimbau kepada para pengendara agar selalu mematuhi rambu lalu lintas, menjaga jarak aman, fokus berkendara, sesuaikan kecepatan mengemudi, dan memahami karakteristik jalan,” pesan Syafrin.
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya