Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
- Perbaikan Selesai, Kondisi Jalan Lenteng Agung Sudah Normal dan Bisa Dilewati
- Persib Mulai Susun Persiapan Hadapi Musim 2026/2027
- OTT Pejabat Imigrasi Jakbar, KPK Sita Mobil, Valas, Hingga Emas
- Erling Haaland Bisa Bawa Norwegia Bersaing di Piala Dunia 2026
- Davide Ancelotti Latih Lille, Calvin Verdonk Hadapi Tantangan Baru
Batal Pangkas Trotoar, Pramono Optimalisasi Layanan TransJakarta Di TB Simatupang
Kamis, 28 Agustus 2025 19:11 WIB
RM.id Rakyat Merdeka - Gubernur Jakarta, Pramono Anung, memastikan rencana pemangkasan trotoar di Jalan TB Simatupang batal dilakukan. Keputusan ini diambil setelah pihaknya melakukan pengecekan langsung dan menyimpulkan bahwa solusi kemacetan tidak bisa diselesaikan secara parsial.
“Baik di kiri, di kanan setelah dilakukan pengecekan secara detail, yang trotoar yang apa, yang ada pembangunannya saja yang bisa dilakukan tetapi akhirnya saya memutuskan trotoar di kanan dan di kiri tidak diganggu,” kata Pramono saat ditemui di Jakarta Pusat, Kamis (28/8/2025).
Gubernur Pramono menyatakan, kemacetan di kawasan TB Simatupang sudah menjadi perhatian serius Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jakarta. Dia mengaku telah turun langsung ke lapangan untuk melihat kondisi jalan dan titik kemacetan tanpa pengawalan.
Baca juga : Kurangi Macet Jakarta, Wagub Rano Ajak Warga Optimal Gunakan Transportasi Umum
“Karena bagaimanapun memecahkan persoalan di TB Simatupang ini saya nggak mau parsial, saya sendiri sudah dengan sopir tanpa dikawal siapapun, melihat itu,” ucapnya.
Dengan demikian, Pemprov Jakarta tidak akan mengganggu trotoar yang ada, namun tetap mencari solusi lain yang dinilai lebih efektif.
Sebagai alternatif, Pramono mengatakan pihaknya akan menambah jumlah armada TransJakarta sebanyak 14 unit untuk melayani jalur tersebut. Dia juga mengimbau masyarakat untuk mengurangi penggunaan kendaraan pribadi melalui jalan tersebut, setidaknya hingga bulan November 2025.
Baca juga : Tambah Bus TransJakarta Di TB Simatupang, Pram Ajak Warga Naik Transportasi Umum
“Yang akan kita lakukan adalah menambah armada TransJakarta 14 unit kemudian menghimbau untuk sementara ini sampai dengan bulan November mengurangi melewati TB Simatupang,” jelasnya.
Lebih lanjut, Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) DKI Jakarta Syafrin Liputo sudah mengumumkan bahwa Pemprov DKI Jakarta batal memangkas trotoar di Jalan TB Simatupang, Jakarta Selatan.
Meski pemangkasan trotoar batal dilakukan, pemerintah tetap mengambil langkah mitigasi agar kemacetan di kawasan itu tak semakin parah.
Baca juga : Yenny Wahid dan Gubernur Pramono Gagas Program Lingkungan di Pesisir Jakarta
Beberapa langkah darurat yang dilakukan antara lain memotong pagar area kerja dari 35 meter menjadi hanya 20 meter, menambah jumlah pekerja serta jam kerja kontraktor agar proyek lebih cepat rampung, hingga menambah jumlah flagman di lapangan.
"Petugas pengatur lalu lintas dari Dishub maupun kepolisian juga sudah kami tempatkan. Intinya, pemerintah berusaha hadir di lapangan untuk membantu keluhan masyarakat yang mobilitasnya terganggu," kata Syafrin.
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya